Jambi, LIVESUMUT.com | Suasana mencekam mewarnai Kantor DPRD Provinsi Jambi pasca aksi demonstrasi besar-besaran yang berlangsung pada Kamis, 29 Agustus 2025.
Fasilitas gedung yang menjadi simbol demokrasi di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah kini tampak porak-poranda, menyisakan jejak kerusakan yang cukup parah.
Pantauan di lokasi pada Jumat pagi memperlihatkan pemandangan yang memprihatinkan.
Pagar besi yang sebelumnya berdiri kokoh kini roboh dan berserakan di halaman depan, sementara kaca jendela pecah berkeping-keping, menandakan betapa dahsyatnya amarah massa pada hari sebelumnya.
Tak hanya itu, lampu taman hancur, sampah plastik berserakan, dan papan nama gedung DPRD penuh coretan bernada protes.
Coretan tersebut didominasi kalimat-kalimat yang menuntut perubahan, menjadi saksi bisu ketegangan antara rakyat dan wakilnya.
Bagian fasad utama gedung DPRD Jambi juga tak luput dari kerusakan.
Kaca jendela besar pecah tak bersisa, lampu hias terlepas dari dudukannya, dan taman yang biasanya asri kini berubah menjadi lahan penuh sampah dan puing-puing.
Bahkan, beberapa fasilitas luar mengalami vandalisme yang menambah kesan dramatis dari aksi ini.
Meski sempat mencekam sehari sebelumnya, suasana pada Jumat (30/8) terlihat kembali normal.
Warga tampak beraktivitas seperti biasa.
Beberapa masyarakat bahkan memanfaatkan area sekitar untuk jogging, duduk santai, hingga senam bersama, seolah tak terjadi insiden yang merusak ikon demokrasi daerah ini.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari DPRD maupun Pemerintah Provinsi Jambi terkait total kerugian.
Namun, mengingat skala kerusakan yang hampir menyentuh seluruh bagian luar gedung, kerugian diperkirakan mencapai angka yang signifikan.












