Simalungun, LIVESUMUT.com – Pada acara Kesenian Reog Jajaran Pemuda Simalungun (KRJPS) yang berlangsung pada 9 November 2024 lalu, sempat terjadi kesalahpahaman antara pihak KRJPS dan Ajudan Bupati Simalungun berinisial KS, yang juga merupakan pembina KRJPS.
Namun, permasalahan ini kini telah berakhir damai melalui pendekatan kekeluargaan.
Ketua DPD KRJPS, Budi Wijaya, pada Rabu, 4 Desember 2024, menyampaikan bahwa konflik tersebut telah diselesaikan dengan damai.
“Dengan ini kami mengklarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya, bahwa kesalahpahaman antara pihak KRJPS dengan Ajudan Bupati Simalungun (KS) yang sudah terpancing karena situasi politik, sudah melakukan perdamaian secara kekeluargaan atas apa yang dituduhkan pihak KRJPS kepada Ajudan Bupati Simalungun,” ujarnya dalam sebuah pertemuan kekeluargaan.
Budi Wijaya juga menegaskan bahwa Ajudan Bupati Simalungun (KS) tidak pernah memberikan arahan kepada pihak KRJPS untuk mendukung salah satu pasangan calon dalam konteks politik.
Pertemuan kekeluargaan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk tidak lagi melanjutkan permasalahan ini, demi menjaga hubungan baik dan fokus pada pengembangan kesenian.
“Semoga Kesenian Reog Jajaran Pemuda Simalungun (KRJPS) ini semakin maju dan berkembang, tidak lagi terpengaruh atau terprovokasi oleh politik dinamis yang dapat memecah belah berbagai pihak. Akan tetapi, kekompakan dan persahabatan yang menjadi kekuatan mampu membawa kemajuan kesenian Reog Ponorogo Kabupaten Simalungun,” tutup Budi Wijaya.








