Medan, LIVESUMUT.com – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Iswar Lubis, mengundurkan diri dari jabatannya.
Pengunduran diri tersebut disebut dilakukan karena alasan kesehatan dan telah disetujui oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution, pada Senin (6/1).
“Iya betul (Iswar Lubis mengundurkan diri dari Kadishub Medan),” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, kepada awak media, Rabu (8/1/2025).
Subhan menjelaskan bahwa alasan kesehatan menjadi latar belakang pengunduran diri Iswar.
Namun, dia enggan mengungkapkan lebih jauh terkait kondisi medis Iswar.
“Alasan kesehatan, maaf ya untuk itu (penyakit) rahasia medis,” ungkapnya.
Hingga kini, belum ada nama yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Kadishub Medan untuk menggantikan Iswar.
“Masih proses untuk pelaksana tugasnya,” ujar Subhan.
Iswar telah menjabat sebagai Kadishub Medan sejak tahun 2019 di masa kepemimpinan Wali Kota Dzulmi Eldin.
Ketika Bobby Nasution menjabat sebagai Wali Kota Medan pada tahun 2021, Iswar tetap mempertahankan posisi tersebut hingga akhirnya mengundurkan diri pada awal 2024.
Catatan Selama Menjabat
Selama menjabat, Iswar beberapa kali menjadi sorotan publik.
Salah satu insiden yang mencuri perhatian adalah kasus pedagang martabak yang viral karena diduga diperas oleh oknum anggota Dishub Medan.
Bukannya menyelesaikan masalah, oknum tersebut justru melaporkan pedagang itu dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Selain itu, sempat viral juga kasus penganiayaan oleh anggota Dishub terhadap komandan satpam di Dinas P3AKB.
Kasus ini berujung pada laporan polisi, dengan satpam tersebut melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru.
Pada 11 September 2023, Iswar sempat dinonaktifkan sementara dari jabatannya oleh Wali Kota Medan untuk memudahkan pemeriksaan oleh Inspektorat.
Kepala Inspektorat Medan, Sulaiman Harahap, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bagian dari evaluasi kinerja.
“Bukan dicopot, tapi ‘dinonaktifkan sementara’ bahasanya ya. Kalau dinonaktifkan memang betul,” kata Sulaiman.
Setelah 13 hari, Iswar kembali diaktifkan dengan sejumlah catatan perbaikan, termasuk tata kelola dan strategi percepatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ya untuk memperbaiki tata kelolanya, ya melakukan strategi percepatan peningkatan PAD dari sisi itu, pembelian stiker, semua lah perbaikan yang kurang,” pungkas Sulaiman.
Pengunduran diri ini menandai akhir masa jabatan Iswar Lubis sebagai Kadishub Medan yang penuh dengan dinamika dan berbagai tantangan.













