Scroll untuk baca artikel
Nasional

Pernyataan Menteri Desa Dinilai Merendahkan Wartawan, AKPERSI akan Gelar Aksi

710
×

Pernyataan Menteri Desa Dinilai Merendahkan Wartawan, AKPERSI akan Gelar Aksi

Sebarkan artikel ini

Humbahas, LIVESUMUT.com – Terkait dengan video yang beredar di media sosial, yang menyatakan bahwa wartawan dan LSM selalu disebut bodrek dan memeras kepala desa, pernyataan tersebut dinilai tidak pantas dikeluarkan oleh seorang menteri.

“Apakah semuanya wartawan bodrek di negara Indonesia ini?” ujar salah seorang wartawan di Sumatera Utara yang merasa tidak terima dengan ucapan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Perkataan tersebut dianggap terlalu arogan dan tidak memikirkan perasaan serta harga diri wartawan di Indonesia.

Baca Juga :  Kapolda Sumut Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Kekerasan terhadap Wartawan

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), menyatakan bahwa saatnya para wartawan bertindak tegas.

“Kami menghimbau Menteri Pemdes untuk meminta maaf secara terbuka kepada seluruh wartawan di Indonesia atas pernyataannya yang seolah-olah semua wartawan adalah bodrek atau abal-abal,” tegas Ketua DPP AKPERSI.

Selain itu, Ketua DPP AKPERSI juga meminta Menteri Pemdes memberikan solusi konkret terkait profesi wartawan, dan tidak hanya menjustifikasi tanpa bukti yang jelas.

“Kami meminta Menteri Desa untuk menunjukkan bukti dan data terkait pernyataannya bahwa wartawan telah mengganggu program kinerja kepala desa,” tambahnya.

Baca Juga :  Merasa Diintimidasi saat Meliput Sidang di PN Medan, Wartawan Mistar Laporkan Insiden ke Polisi

Rencananya, aksi ini akan digelar pada hari Rabu, 5 Februari 2025, di kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Kami sebagai wartawan harus menjaga harga diri dan martabat profesi kami,” kata Ketua DPP AKPERSI menutup pembicaraannya.

You cannot copy content of this page