Tarutung, LIVESUMUT.com – Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Utara, Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 tingkat Kecamatan Tarutung.
Acara ini berlangsung di Gereja HKI Desa Sosunggulon, Kecamatan Tarutung, pada Selasa (25/02/2025), dengan dihadiri oleh Forkopimda Taput serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya, Wabup Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa Musrenbang ini bertujuan untuk menyelaraskan usulan dari desa dan kelurahan serta memastikan bahwa program yang dirancang selaras dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara, sekaligus mendukung visi nasional yang dirangkum dalam “Asta Cita.”
“Dalam konteks daerah kita, ada beberapa poin penting Asta Cita yang menjadi pedoman dalam merumuskan program pembangunan, yaitu: ketahanan pangan dan energi, peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan infrastruktur dan konektivitas, revolusi industri dan digitalisasi, serta pembangunan berbasis budaya dan kearifan lokal,” ujar Wabup Deni.
Lebih lanjut, Wabup Deni menjelaskan bahwa selaras dengan Asta Cita serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara, yakni “Bersama Mewujudkan Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan,” maka tema RKPD Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 adalah meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah.
Fokus pembangunan mencakup:
1. Peningkatan pemanfaatan potensi daerah melalui peningkatan produktivitas dan kualitas pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM.
2. Peningkatan kualitas SDM, termasuk layanan pendidikan, kesehatan, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan kualitas SDM aparatur, petani, dan pelaku UMKM.
3. Peningkatan kualitas infrastruktur dan layanan dasar, seperti pemenuhan layanan air minum, jalan dan jembatan, serta pengelolaan persampahan.
4. Peningkatan ketangguhan terhadap bencana, melalui penguatan desa tangguh bencana.
5. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang efisien dan efektif dengan berbasis inovasi dan teknologi.
6. Pelestarian adat dan budaya lokal, termasuk menjaga situs sejarah dan cagar budaya serta memperkuat identitas budaya berbasis kearifan lokal.
Wabup Deni juga mengingatkan bahwa kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan masih terbatas, sehingga optimalisasi dana desa menjadi penting dalam mendukung program prioritas, seperti penanganan stunting, peningkatan aksesibilitas antar desa, pelatihan bagi pemuda desa, pembangunan rumah kreasi, serta pengelolaan kebutuhan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau kelompok masyarakat.
Di akhir sambutannya, Wabup Deni mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk memberikan masukan yang konstruktif dan realistis sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kecamatan Tarutung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan Musrenbang ini. Semoga apa yang direncanakan hari ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam menciptakan pembangunan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara,” ucapnya.
“Sekali lagi, saya mengajak kita semua bersinergi, berkolaborasi, berkomitmen, dan bekerja keras bahu-membahu demi kemajuan Tapanuli Utara kita tercinta,” tutup Wabup Deni Lumbantoruan.













