Scroll untuk baca artikel
Daerah

Tunjangan Profesi Guru di Taput Tak Kunjung Cair, PGRI Desak Pemerintah Bertindak

710
×

Tunjangan Profesi Guru di Taput Tak Kunjung Cair, PGRI Desak Pemerintah Bertindak

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Alpa Simanjuntak, M.Pd., menyoroti tunjangan Profesi Guru (TPG) yang seharusnya diberikan kepada guru bersertifikat sebagai bentuk penghargaan atas profesionalitas mereka, hingga kini belum dicairkan bagi para guru di Kabupaten Tapanuli Utara.

Terhitung sejak Oktober hingga Desember 2024, tunjangan tersebut masih tertahan, menimbulkan keresahan di kalangan tenaga pendidik.

Herlina Hutabarat, seorang guru pengajar, mengungkapkan keluhannya saat diwawancarai beberapa jurnalis.

“Kami hanya menuntut hak kami agar dicairkan sesegera mungkin. Uang itulah yang kami harapkan untuk menyekolahkan anak kami,” ujarnya penuh harap pada Senin (24/02/2025).

Senada dengan Herlina, Tioma Aritonang juga menyatakan bahwa ia belum menerima TPG sebesar Rp13 juta, sementara Herlina sendiri berhak menerima Rp11 juta.

Baca Juga :  20 Pelajar Terbaik Toba Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibraka 2025

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Adiankoting, Sanroi Hutabarat, mengaku bingung harus mengadu ke siapa terkait keterlambatan pencairan ini.

“Sampai saat ini TW 4 sertifikasi/TPG belum ada kabar pencairannya, dan itu bisa dibuktikan dengan mengecek rekening kami,” ujarnya.

Meskipun ia meyakini dana tersebut akan dibayarkan, ia berharap keterlambatan ini tidak berulang.

“Kasihan kawan-kawan guru yang harus membayar uang kuliah anak-anaknya di bulan Februari ini,” tambahnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Tapanuli Utara, Torus Manuntun Nababan, S.Pd., M.Pd., turut membenarkan bahwa seluruh guru di kabupaten ini belum menerima TPG triwulan IV.

Baca Juga :  Akhirnya, Kijo Sinaga Jelaskan Penyebab Tertundanya TPG Triwulan IV dan Kepastian Pembayarannya
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Tapanuli Utara Torus Manuntun Nababan, S.Pd., M.Pd.

“Informasi ini diperkuat dari Kepala Sekolah SD dan SMP se-Tapanuli Utara, yang juga mengeluhkan keterlambatan pencairan,” katanya.

Saat mempertanyakan hal ini ke Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, Torus hanya diminta untuk menunggu tanpa ada jawaban yang signifikan.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Alpa Simanjuntak, M.Pd., menyatakan keprihatinannya atas kondisi ini.

Ia menegaskan bahwa hasil investigasi lapangan menunjukkan bahwa keterlambatan pencairan TPG ini memang benar adanya.

Tidak hanya itu, bahkan ada guru honorer dan guru P3K yang gaji Januari 2025-nya juga belum dibayarkan, meskipun gaji Februari sudah cair.

Baca Juga :  ASN Samosir Kompak Kenakan Ulos di Upacara Hari Kesadaran Nasional

Alpa Simanjuntak mendesak Inspektorat dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk memberikan penjelasan mengenai kendala yang menyebabkan tertundanya pembayaran TPG triwulan IV.

Ia juga meminta perhatian dari Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk segera menyelesaikan permasalahan ini.

“Bupati dan Wakil Bupati yang baru dilantik hendaknya memberikan perhatian terhadap hak-hak guru se-Kabupaten Tapanuli Utara yang belum terbayarkan, serta mencari tahu penyebab keterlambatan pencairan dana TPG ini. Dengan begitu, pemerintahan yang baru bisa berjalan dengan baik tanpa beban,” tegas Alpa Simanjuntak.

Para guru berharap agar tunjangan mereka segera dibayarkan, mengingat sudah mendekati akhir Februari 2025.

You cannot copy content of this page