Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional di Kecamatan Siborong-borong, Kamis (25/3).
Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si, M.Si, dan Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, turun langsung ke lapangan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Tapanuli Utara, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab, serta perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Turut hadir Forkopimda, Forkopimca, serta Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam sidak tersebut, Bupati dan Wakil Bupati mengecek harga serta pasokan kebutuhan pokok di grosir, toko kelontong, dan pasar tradisional.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga komoditas pangan strategis seperti beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, telur, dan daging ayam masih dalam kondisi stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan.
Untuk menjaga keseimbangan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri, Bupati menginstruksikan beberapa langkah konkret kepada jajaran OPD yang tergabung dalam TPID, antara lain:
1. Monitoring Harga Harian
OPD terkait diminta untuk memantau dan melaporkan harga komoditas pangan strategis setiap hari guna mengantisipasi potensi lonjakan harga.
2. Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Pangan
Dinas terkait diperintahkan untuk melakukan analisis terhadap kebutuhan dan ketersediaan komoditas penting seperti daging, ikan tawar, susu, dan telur di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.
3. Sidak Pasar Berkelanjutan
Tim TPID akan terus melakukan sidak pasar secara berkala untuk memastikan stok tetap tersedia dan harga tetap stabil hingga perayaan Idul Fitri 1446 H.
Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa langkah-langkah ini diambil agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga atau kelangkaan bahan pokok.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang. Dengan pengawasan yang ketat dan sinergi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, diharapkan stabilitas harga tetap terjaga,” ujar Bupati.
Selain melakukan sidak, Bupati dan Wakil Bupati juga berinteraksi dengan para pedagang dan mencicipi masakan tradisional yang dijual di pasar.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh para pedagang dan masyarakat setempat.
Dengan berbagai upaya ini, Pemkab Tapanuli Utara berkomitmen untuk menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga pangan, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.













