Tapanuli Utara, LIVESUMUT.com – Sebagai bagian dari Program 100 Hari Kerja, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar P. Hutabarat, S.Si., M.Si. (JTP), bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., meninjau langsung Pabrik Pengolahan Pakan Ternak di Desa Simamora Hasibuan, Kecamatan Pagaran.
Peninjauan ini menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan sektor peternakan lokal melalui penyediaan pakan berkualitas dan terjangkau.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sintinjak, Dandim 0210/TU yang diwakili Pasiter Lasa Napitupulu, Ketua Pengadilan Negeri Tarutung yang diwakili Putri J. Sihombing SH, serta sejumlah pimpinan OPD, Camat Pagaran Herianto Nababan, para kepala desa dan kepala UPT se-Kecamatan Pagaran, serta masyarakat setempat.
Pabrik yang dikelola oleh Kelompok Tani Parhitean Damai Sejahtera ini dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024.
Berdasarkan laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Longgos Pandiangan, fasilitas ini diharapkan menjadi solusi atas permasalahan penyediaan pakan ternak yang selama ini menjadi kendala bagi para peternak.
Target harga jual pakan ditetapkan sebesar Rp3.000 per kilogram.
Dalam sambutannya, Bupati JTP menyampaikan bahwa peluncuran pabrik ini adalah langkah strategis dalam upaya meningkatkan produktivitas peternakan di daerah.
“Hari ini kita berkumpul dalam rangka peluncuran pabrik pakan ternak, yang menjadi salah satu strategi peningkatan produksi peternakan di Tapanuli Utara,” ujar Bupati.
Namun demikian, JTP mengakui bahwa harga pakan saat ini masih tinggi, yakni sekitar Rp12.000 per kilogram, karena bahan baku masih harus dibeli dari luar.
Ia berharap ke depannya harga tersebut bisa ditekan melalui pengelolaan mandiri oleh kelompok ternak yang telah dibentuk.
“Harga saat ini masih tergolong tinggi karena bahan baku masih mahal. Namun, kami berharap enam kelompok ternak yang telah dibentuk dapat mengoperasikan produksi secara mandiri agar biaya bisa ditekan,” jelasnya.
Lebih jauh, Bupati menyampaikan bahwa jika produksi pakan dapat berjalan optimal selama satu tahun, Pemkab Taput akan menyalurkan bantuan hewan ternak kepada kelompok-kelompok tersebut sebagai bentuk dukungan berkelanjutan.
“Kami berharap program ini mampu membangkitkan kembali minat masyarakat untuk beternak. Jika berhasil, kami akan bantu dengan bantuan hewan ternak agar siklus usaha ini terus berjalan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Simamora Hasibuan mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah terhadap warganya, meskipun masih ada beberapa kendala yang perlu segera ditangani.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bupati dan rombongan. Kehadiran pabrik ini memberikan harapan baru bagi petani dan peternak kami. Namun, kami juga masih menghadapi kendala, terutama dalam penyediaan bahan baku dan alat berat seperti traktor,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Taput berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dan pendampingan agar pengolahan pakan ternak ini dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani dan peternak di desa-desa.













