Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Daerah

Warga Bisa Laporkan Pelanggaran Hukum ke Kejari Toba via WhatsApp atau Kantor

589
×

Warga Bisa Laporkan Pelanggaran Hukum ke Kejari Toba via WhatsApp atau Kantor

Sebarkan artikel ini

Toba, LIVESUMUT.com | Semangat kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Toba, Kecamatan Silaen, dan Pemerintah Desa Hutagaol Sihujur terwujud dalam pelaksanaan Sosialisasi Sadar Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat yang diikuti oleh 65 peserta pada Senin, 28 Juli 2025, bertempat di Kantor Desa Hutagaol Sihujur.

Acara diawali dengan doa oleh Mangasi Hutagaol dan menyanyikan lagu “Padamu Negeri” secara bersama.

Klik gambar untuk melihat produk dan belanja di Shopee 👇!

Lastri Riama Sinurat, S.Sos, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Silaen, bertindak sebagai moderator dan memberikan pengantar singkat terkait tujuan serta pentingnya kegiatan ini.

Kepala Desa Guliman Hutagaol mengajak masyarakat mengikuti kegiatan dengan tertib dan hikmat, serta menyampaikan harapannya agar materi yang dipaparkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia sekaligus membuka acara secara resmi.

Ketua BPD, Hotbin Gultom, turut memberikan sambutan dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat penting bagi peningkatan pemahaman hukum warga desa.

Sebagai narasumber utama, Camat Silaen Tumpal Panjaitan menyampaikan pentingnya kesadaran hukum sebagai pondasi masyarakat yang aman dan tertib.

“Memberikan pemahaman sadar hukum merupakan salah satu tugas dari pemerintah. Jika seluruh masyarakat sadar hukum maka desa akan aman, tertib dan tentram,” jelas Tumpal Panjaitan.

Camat juga membahas berbagai isu penting seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bantuan Sosial, pembentukan Koperasi Merah Putih, pola tanam serentak, penyalahgunaan narkoba, serta keamanan dan ketertiban desa.

“Mari kita tingkatkan kesadaran dan pemahaman norma dan hukum serta tanggung jawab sebagai warga negara di Desa Hutagaol Sihujur. Masyarakat harus sadar hak dan kewajibannya di depan hukum,” tegas Camat Tumpal Panjaitan.

Dari pihak Kejaksaan Negeri Toba, Horlando Limbong menekankan bahwa hukum dibuat untuk mengatur perilaku masyarakat dan bahwa masyarakat wajib menaati aturan yang berlaku, termasuk dalam hal perlindungan hukum dan kewajiban hukum.

“Masyarakat tidak boleh melakukan perjudian, kekerasan, pencurian dan kejahatan lainnya. Hindari pungutan liar di desa. Masyarakat harus proaktif melaporkan pelanggaran hukum,” ujar Horlando.

“Pihak Kejaksaan juga membuka Hot Line WA pelaporan tindak kejahatan atau silakan datang melapor ke kantor Kejaksaan Negeri Toba di Balige.”

Jeremy Butarbutar, Jaksa Intelijen Kejari Toba, secara khusus memaparkan bahaya kekerasan seksual terhadap anak.

Ia menjelaskan bentuk-bentuk kekerasan seksual, dampaknya bagi psikologis anak, dan kaitannya dengan kondisi keluarga serta pengaruh media sosial.

Fakta mencengangkan turut diungkap: Kabupaten Toba menempati peringkat I se-Sumatera Utara dan peringkat III nasional untuk grafik kasus kekerasan seksual terhadap anak pada tahun 2024.

Angka ini meningkat pada tahun 2025, mendorong Kejaksaan untuk memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi langsung kepada masyarakat.

“Keluarga, guru, tokoh adat, agama, dan pemerintah punya peran penting dalam mencegah kekerasan terhadap anak,” tegas Jeremy.

Sesi tanya jawab pun berlangsung aktif. Salah satu peserta, Domino Hutagaol, menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait validitas data pajak dan sensus pajak.

Narasumber Horlando Limbong menyambut baik pertanyaan tersebut dan mengajak masyarakat untuk terus memberikan saran secara berjenjang.

“Pihak Kejari Toba terbuka untuk bekerjasama dan berdiskusi dengan masyarakat. Aturan dibuat untuk mengatur masyarakat dan tetaplah memberikan saran yang membangun,” tutup Horlando.

Acara ditutup oleh Kepala Desa Guliman Hutagaol, yang menyampaikan rasa syukur atas kehadiran semua pihak, termasuk Kejari Toba dan Camat Silaen.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan doa oleh Domino Hutagaol.

Advertisement
Advertisement
Baca Juga :  Kader Militan RAMPAS 08 Setia Berdaulat Bagikan Santunan Yatim dan Takjil Gratis
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page