Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Diduga Bawa Narkoba, Dua Pemuda Diamankan Warga di Bahliran Siborna

669
×

Diduga Bawa Narkoba, Dua Pemuda Diamankan Warga di Bahliran Siborna

Sebarkan artikel ini

Simalungun, LIVESUMUT.com | Warga Nagori Bahliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, dikejutkan oleh penangkapan dua orang pemuda yang diduga pemakai sekaligus pembawa narkoba pada Kamis pagi.

Peristiwa bermula saat dua pria berinisial JS dan R berhenti untuk sarapan pagi di warung milik Subur menggunakan mobil Avanza BK 1249 OW.

Tidak lama kemudian, R (22) masuk ke teras rumah Dedek Iskandar dan mengaku bahwa istri Dedek adalah kakaknya.

Melihat gelagat R yang seperti orang mabuk, Pita, istri Dedek langsung menelepon suaminya.

Baca Juga :  Viral! Video Penggerebekan THM Evostar Pematangsiantar, Polisi Belum Buka Suara
Foto: Barang bukti. 

Dedek segera pulang dan mendapati R memang dalam kondisi mencurigakan.

Sementara itu, JS yang mengaku sebagai sopir Grab meninggalkan warung menuju mobil.

Namun sebelum ia sempat menjalankan kendaraan, salah seorang warga berinisial S menghadangnya dan mengambil kunci mobil tersebut.

Atas kesepakatan warga yang mulai berdatangan, mobil pun diperiksa.

Hasil pemeriksaan membuat warga terperangah.

Di dalam mobil berserakan serbuk putih yang diduga sabu.

Pemeriksaan kemudian berlanjut kepada R, dan ditemukan 4,5 butir ekstasi, sabu siap pakai dalam plastik, uang tunai ratusan ribu rupiah, sebuah jam tangan rusak, dan sebungkus rokok.

Baca Juga :  Berani Dagang Sabu di Simalungun, Warga Binjai Ditangkap Polisi, Barang dari Siantar

Mengingat situasi yang semakin ramai dan menyangkut barang terlarang, Sekretaris Nagori Bahliran Siborna, Rulandri, segera menghubungi Polsek Panei.

Tak lama berselang, tim Sat Reskrim Polsek Panei tiba di lokasi dan membawa kedua terduga pelaku beserta barang bukti ke Mapolsek.

Sejumlah warga masyarakat setempat, yang enggan disebutkan namanya, menduga peristiwa ini terkait rencana transaksi narkoba di kampung tersebut.

“Mungkin mereka sudah ada janji dengan pengedar di kampung ini,” ucap salah satu tokoh masyarakat.

Kasus ini kini ditangani pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

You cannot copy content of this page