P. Siantar, LIVESUMUT.com – Sebanyak 62 personel Polres Pematangsiantar resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara Korps Raport yang dipimpin langsung Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH, SIK, MH, Jumat (2/1/2026) pagi.
Upacara yang berlangsung khidmat di lapangan apel Polres Pematangsiantar sejak pukul 07.00 WIB itu diikuti Wakapolres Kompol Budiono Saputro, SH, MH, para Kabag, Kasat, Kapolsek, Kasi, perwira, bintara, hingga ASN Polres Pematangsiantar.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi Polri kepada personel yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, serta kinerja yang baik dalam pelaksanaan tugas. Dari total 62 personel yang naik pangkat, rincian kenaikan meliputi Bripda ke Briptu sebanyak 2 orang, Briptu ke Brigadir Polisi 5 orang, Brigadir ke Bripka 1 orang, Bripka ke Aipda 27 orang, Aipda ke Aiptu 17 orang, Ipda ke Iptu 4 orang, Iptu ke AKP 4 orang, serta AKP ke Kompol 2 orang.
Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, AKBP Sah Udur menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang otomatis diterima, melainkan hasil dari proses penilaian menyeluruh terhadap kinerja, disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab personel dalam menjalankan tugas.
“Kenaikan pangkat adalah amanah dan kepercayaan pimpinan yang harus dijaga dengan baik. Seiring pangkat yang bertambah, tuntutan profesionalisme, integritas, dan keteladanan juga semakin tinggi,” tegas Kapolres.
Ia berharap, kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai pendorong untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga disiplin, serta memberikan pengabdian terbaik kepada institusi Polri dan masyarakat,” ujar AKBP Sah Udur.
Usai upacara, Kapolres Pematangsiantar bersama Pejabat Utama memberikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan pengabdian mereka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tradisi mandi bunga, sebagai simbol rasa syukur, penyucian diri, serta kesiapan mengemban tanggung jawab yang lebih besar sesuai pangkat yang disandang.













