Humbahas, LIVESUMUT.com — Setelah hampir dua bulan terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor, harapan akhirnya hadir bagi warga Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan. Untuk pertama kalinya sejak bencana melanda, mobil roda empat berhasil menembus desa tersebut melalui jalan bukaan baru dari Desa Sampetua. Momen ini menjadi penanda awal pulihnya akses transportasi yang selama ini terputus dan melumpuhkan aktivitas warga.
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH bersama Anggota DPRD Humbahas Jamonang Nababan, SM, Sekda Chiristison Rudianto Marbun, M.Pd, serta rombongan, meninjau langsung kondisi desa dengan menggunakan kendaraan roda empat, Rabu (21/1/2026). Dengan kehati-hatian ekstra mengingat material longsor masih tersisa dan kondisi tanah yang labil, rombongan akhirnya tiba di Desa Batu Nagodang Siatas.
Kedatangan Bupati dan rombongan disambut haru oleh warga. Senyum, rasa syukur, hingga air mata bahagia mewarnai penyambutan tersebut. Selama hampir dua bulan terakhir, aktivitas warga nyaris lumpuh akibat rusaknya akses jalan utama, berdampak pada terhambatnya layanan masyarakat dan roda perekonomian desa.
Pembukaan jalan baru ini merupakan hasil kerja keras Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama instansi terkait yang terus melakukan perbaikan secara bertahap di tengah medan yang sulit. Meski akses sudah terbuka, proses pemulihan masih terus dilanjutkan demi memastikan keamanan dan keberlanjutan jalan.
Dalam pertemuan yang digelar di UPT SD Negeri 121 Batu Nagodang Siatas, Bupati Humbahas menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada warga. Suasana semakin haru ketika Bupati mengajak warga menyanyikan lagu pujian dari Buku Ende Nomor 70, “Naung Salpu Taon Na Buruk i”. Sejumlah warga tampak meneteskan air mata saat melantunkan pujian tersebut.
“Seperti apa yang dirasakan warga pasca bencana, itu juga kami rasakan. Namun jangan menyerah, kita harus tetap semangat walaupun banyak cobaan. Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah warga, peduli dan peka, karena itu adalah kewajiban kami. Kami akan berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” tegas Dr. Oloan Paniaran Nababan.
Bupati juga mengingatkan agar pengendara tetap waspada meskipun jalan sudah bisa dilalui, terutama saat musim hujan, karena kondisi jalan belum sepenuhnya stabil. Pemerintah Daerah berharap dengan terbukanya akses ini, aktivitas warga dapat kembali normal dan perekonomian desa segera pulih. Pada kesempatan tersebut, Bupati Humbahas juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak.
Kepala Desa Batu Nagodang Siatas, Hiras Simanullang, mewakili warga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bupati Humbahas. “Pak Bupati selalu hadir memberi semangat. Kami tidak menyangka pembukaan jalan ini bisa secepat ini, rasanya seperti mimpi. Kami terus berdoa agar Tuhan memberkati Pak Bupati dalam melayani masyarakat Humbang Hasundutan,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Humbahas bersama Camat Onan Ganjang Roland Marbun, Kapolsek Onan Ganjang AKP M. Simanjuntak, Danramil Onan Ganjang Kapten S. Situmorang, serta pihak terkait, telah menandatangani berita acara serah terima lahan relokasi dan lahan akses jalan menuju Desa Batu Nagodang Siatas di Gedung Serbaguna Desa Sampetua.
Lahan yang diserahkan berada di Sosor Ladang Dusun I Desa Sampetua dan diperuntukkan bagi pembangunan permukiman relokasi warga terdampak longsor. Pemerintah akan membangun 30 unit rumah di kawasan “Perumahan Relokasi” lengkap dengan tembok pembatas permanen. Selain itu, akan dilakukan pematangan lahan seluas ±1 hektare untuk kawasan permukiman warga Sampetua. Apabila lahan relokasi tidak digunakan, maka lahan beserta seluruh isinya akan dikembalikan kepada Rajahuta Sampetua, dan setiap warga yang menempati perumahan relokasi wajib mengikuti paradatan Bius Sampetua.
Terbukanya akses jalan ini menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi warga Desa Batu Nagodang Siatas untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pasca bencana.







