Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
DaerahHukum & KriminalNasional

Kalapas P.Sidimpuan dan Warga Binaan Turun ke Kebun, Panen 200 Kilogram Kangkung

6
×

Kalapas P.Sidimpuan dan Warga Binaan Turun ke Kebun, Panen 200 Kilogram Kangkung

Sebarkan artikel ini
Foto: Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan bersama jajaran dan Warga Binaan Pemasyarakatan menunjukkan hasil panen kangkung di kebun SAE sekitar lingkungan Lapas Padangsidimpuan, Jumat (5/9/2026)

P.SIDIMPUAN| LIVESUMUT.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Padangsidimpuan, Herizal Yusuf, bersama jajaran dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) turun langsung ke kebun untuk memanen kangkung, Jumat (5/9/2026).

Panen yang dilakukan di kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di sekitar lingkungan Lapas Padangsidimpuan itu menghasilkan sekitar 200 kilogram kangkung.

Herizal Yusuf mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan pembinaan kemandirian kepada warga binaan.

Baca Juga :  Meriah dan Penuh Makna, MTQ ke-57 Tapanuli Selatan Resmi Dibuka di Sipagimbar

Dalam kegiatan itu, Kalapas didampingi sejumlah pejabat struktural dan jajaran petugas Lapas. Mereka bersama warga binaan memanen kangkung yang selama ini dibudidayakan di lahan sekitar Lapas.

Kalapas mengapresiasi kerja keras petugas pendamping dan warga binaan yang telah mengelola kebun tersebut hingga menghasilkan panen.

Menurut Herizal, potensi lahan yang tersedia harus terus dimanfaatkan secara maksimal agar tetap produktif dan memberikan manfaat.

“Lahan yang ada harus terus dioptimalkan. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian dan pemberian keterampilan bagi warga binaan,” ujarnya.

Baca Juga :  88% Koperasi Merah Putih di Samosir Sudah Miliki Akta Notaris

Hasil panen kangkung tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada penyedia bahan makanan atau vendor Lapas Padangsidimpuan.

Pemanfaatan hasil pertanian warga binaan itu sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang mendorong hasil karya dan produksi warga binaan turut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan.

Melalui kegiatan pertanian tersebut, warga binaan tidak hanya dilibatkan dalam aktivitas produktif selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga dibekali keterampilan yang diharapkan dapat menjadi modal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Pemanfaatan kebun di sekitar Lapas Padangsidimpuan pun menjadi salah satu langkah untuk mendorong lingkungan pemasyarakatan yang lebih produktif, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan. (JN-Irul)

Penulis: Irul Daulay
Advertisement
ADVERTISEMENT

You cannot copy content of this page