Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Nasional

Pemuda ICMI: Aspirasi Harus Damai, Tolak Anarkisme, dan Evaluasi Kebijakan Pemerintah

666
×

Pemuda ICMI: Aspirasi Harus Damai, Tolak Anarkisme, dan Evaluasi Kebijakan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Jakarta, LIVESUMUT.com | Di tengah memanasnya situasi politik nasional yang diselimuti gelombang demonstrasi di berbagai daerah, Pemuda Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Pemuda ICMI) mengeluarkan pernyataan sikap tegas.

Melalui pernyataan yang dibacakan oleh Ketua Umum Ismail Rumadhan bersama Sekjen Alfian Arif, pada Senin (1/9/2025), organisasi ini menekankan pentingnya aspirasi damai, menolak anarkisme, dan menuntut pertanggungjawaban moral dari aparat maupun pemerintah.

“Demonstrasi adalah bagian dari hak demokrasi warga negara, yang seharusnya menjadi sarana perbaikan tata kelola pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada rakyat,” tegas Ismail dalam keterangannya.

Baca Juga :  Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Luncurkan Gerakan Nasional "Klien Bapas Peduli 2025"

Empat Poin Sikap Pemuda ICMI:

1. Mendukung Aksi Damai, Menolak Kekerasan

Pemuda ICMI memberikan dukungan penuh terhadap penyampaian aspirasi masyarakat melalui jalur damai. Menurut Ismail, aksi demonstrasi harus menjadi momentum perbaikan tata kelola negara, bukan ajang provokasi atau kekerasan.

2. Menolak Tindakan Anarkis

“Kami menolak keras segala bentuk tindakan anarkis yang justru merugikan masyarakat sendiri, seperti perusakan fasilitas umum, penyerangan, maupun tindakan provokatif lainnya. Aspirasi rakyat akan lebih kuat bila disampaikan dengan damai dan bermartabat,” tegas Alfian Arif.

Baca Juga :  Jurnalis Bukan Kriminal: Aliansi Desak SP3 dan Hentikan Kriminalisasi Pers di Mapoldasu

3. Desak Kapolri Mundur

Dalam sikap tegasnya, Pemuda ICMI mendesak Kapolri untuk segera mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden meninggalnya seorang driver ojek online dalam aksi demonstrasi.

“Peristiwa tragis tersebut menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya secara profesional, humanis, dan sesuai prinsip demokrasi,” ungkap Ismail.

4. Minta Presiden Evaluasi Kebijakan

Pemuda ICMI juga meminta Presiden RI untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang dinilai menimbulkan dampak negatif bagi rakyat.

Baca Juga :  PP Unit Pusat Pasar Sayangkan Aksi KP2H di Pasar Horas, Pedagang: Kami Merugi

“Pemerintah harus lebih peka mendengar aspirasi masyarakat, serta mengedepankan dialog dan partisipasi publik dalam setiap pengambilan keputusan strategis,” ujar Alfian.

Pemuda ICMI meyakini bahwa krisis politik ini bisa diatasi jika semua pihak mengedepankan dialog, tanggung jawab moral, dan solusi damai.

“Bangsa Indonesia mampu melewati situasi ini bila semua pihak mau mengedepankan jalan damai, dialog, dan tanggung jawab moral demi terciptanya Indonesia yang adil, sejahtera, dan demokratis,” pungkas Ismail.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page