Scroll untuk baca artikel
Politik

Debat Kedua Edy-Hasan dan Bobby-Surya Memanas, Massa Pendukung Kedua Calon Saling Lempar Botol

307
×

Debat Kedua Edy-Hasan dan Bobby-Surya Memanas, Massa Pendukung Kedua Calon Saling Lempar Botol

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.COM – Debat kedua Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) 2024 yang mempertemukan pasangan calon Bobby Nasution-Surya (nomor urut 1) dengan pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala (nomor urut 2) berakhir dengan ketegangan dan insiden kericuhan.

Acara yang diselenggarakan di Hotel Santika Dyandra, Kota Medan pada Rabu malam (6/11/2024) itu berlangsung panas dengan situasi yang berujung pada aksi saling lempar antara pendukung kedua kubu.

Kericuhan dilaporkan terjadi saat jeda debat dan berlangsung hingga debat usai, memicu aksi saling lempar botol dan batu antara pendukung kedua calon.

Kejadian ini tidak hanya terjadi di dalam area debat, tetapi merembet hingga ke jalanan di sekitar hotel, tepatnya di Jalan Pengadilan, Medan.

Baca Juga :  Bawaslu Humbahas Ajak Insan Pers Perkuat Pengawasan Partisipatif Pilkada 2024

Petugas kepolisian berusaha keras menenangkan massa dan mengawal kedua kubu pendukung menjauh dari lokasi.

Laporan Polisi oleh Kubu Edy-Hasan

Tim hukum pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumut pada Kamis pagi (7/11/2024).

Yance, salah satu perwakilan tim hukum Edy-Hasan, mengklaim bahwa Edy Rahmayadi menjadi sasaran lemparan botol bekas saat keluar dari area debat.

Ia menduga pelaku berasal dari kelompok pendukung Bobby Nasution, mengingat beberapa di antara mereka membawa bendera bertuliskan “Bobby Lovers”.

“Kami sudah memastikan pelakunya Bobby Lovers karena bendera yang mereka bawa bertuliskan ‘Bobby Lovers’,” ungkap Yance.

Baca Juga :  Ada Apa Presiden Prabowo Pertemuan Mendadak dengan Pimpinan Parpol di Istana Merdeka

Dalam laporannya, Yance berharap agar Polda Sumut serius menindaklanjuti insiden ini, mengingat tugas kepolisian untuk mengamankan jalannya acara debat.

Bantahan dari Kubu Bobby-Surya

Menanggapi tuduhan tersebut, Ketua Tim Pemenangan Bobby-Surya, Hinca Panjaitan, menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam aksi pelemparan tersebut.

Hinca mengklaim bahwa tim pendukung Bobby-Surya telah berkomitmen menjaga ketertiban sesuai aturan yang disepakati bersama dengan KPU.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti, termasuk video dan gambar, untuk memperkuat bantahan tersebut.

“Kami pastikan tidak ada pendukung dari kami yang melakukan tindakan anarkis atau pelemparan. Kami juga sudah cek satu per satu pendukung kami,” ujar Hinca.

Baca Juga :  PAC GRIB Jaya Tanah Jawa Kawal Rapat Pleno Penghitungan Surat Suara di Kecamatan

Selain itu, Bobby Nasution dan rombongannya juga dilaporkan sempat menjadi target pelemparan batu saat akan meninggalkan lokasi debat.

Hinca yang menyaksikan kejadian itu secara langsung, meskipun dari jarak jauh, mengaku melihat aksi pelemparan namun tidak dapat memastikan siapa pelakunya.

Harapan untuk Pilkada yang Kondusif

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi kekerasan selama Pilkada berlangsung.

Ketua DPW LSM LIDIK Provinsi Sumatera Utara, J.Frist W. S. Manalu, S.Kom menanggapi kejadian ini.

J. Frist berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan Pilgub Sumut 2024 dapat berlangsung dengan damai dan kondusif.

You cannot copy content of this page