Scroll untuk baca artikel
Politik

Ramai Isu Gibran Tantang Prabowo 2029, Ketua Harian PSI Minta Publik Tonton Podcast Utuh

349
×

Ramai Isu Gibran Tantang Prabowo 2029, Ketua Harian PSI Minta Publik Tonton Podcast Utuh

Sebarkan artikel ini

Jakarta, LIVESUMUT.com – Narasi yang menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bakal menjadi lawan terkuat Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 belakangan ramai diperbincangkan publik. Isu tersebut mencuat usai Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menghadiri sebuah podcast yang kemudian dipotong dan diberi judul kontroversial.

Menanggapi hal itu, Ahmad Ali menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan terkait prediksi Gibran menjadi lawan politik Prabowo di Pilpres 2029. Ia menyebut narasi yang beredar tidak mencerminkan keseluruhan konteks pembicaraan dalam podcast tersebut.

Baca Juga :  Survei ISS: 78% Publik Puas Kinerja Presiden: Prabowo Dulu Pernah Bilang, “Saya Tak Percaya Survei”

Menurut Ali, sepanjang diskusi, ia justru secara konsisten menekankan hubungan baik antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia menilai penggalan judul yang beredar telah menyesatkan persepsi publik.

Ali pun meminta masyarakat untuk menonton podcast tersebut secara utuh agar tidak salah memahami maksud pernyataannya. Ia menegaskan bahwa dalam diskusi tersebut, dirinya sama sekali tidak membahas Gibran sebagai lawan politik Prabowo.

Dalam podcast itu, Ali justru menyampaikan pandangannya mengenai kapasitas Gibran sebagai Wakil Presiden. Ia menyebut Gibran sebagai figur yang memiliki potensi dan kemampuan kuat dalam menjalankan perannya di pemerintahan.

Baca Juga :  Kantor Pos Ukraina Rilis Perangko Bergambar Prabowo Subianto

Ali menekankan bahwa pembahasan dalam podcast tersebut bukanlah spekulasi politik menuju Pilpres 2029, melainkan menyoroti arah dan fokus kerja pemerintahan ke depan. Ia menyebut Prabowo saat ini sepenuhnya berkonsentrasi pada agenda pembangunan nasional.

“Pak Prabowo ingin bekerja untuk Indonesia. Beliau belum memikirkan 2029. Soal politik ke depan, itu nanti saja kita lihat,” tegasnya dilansir dari YouTube Kompas pada Sabtu (24/01/2026)

Lebih lanjut, Ali menegaskan bahwa substansi utama dari diskusi tersebut adalah penguatan kerja sama antarelemen pemerintahan, bukan membuka ruang spekulasi politik elektoral. Ia berharap publik dapat lebih bijak dalam menyikapi potongan informasi yang beredar di media sosial.

You cannot copy content of this page