Jakarta, LIVESUMUT.com – Bukalapak mengumumkan keputusan strategis untuk menghentikan operasional bisnis e-commerce mereka per 7 Januari 2025.
Dalam pengumuman resminya, Bukalapak menyatakan bahwa pembeli masih dapat melakukan transaksi hingga Jumat (9/1/2025).
Langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan.
“Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan produk fisik di Marketplace Bukalapak,” tulis Bukalapak dalam laman resmi mereka pada Selasa (7/1/2025).
Ke depan, Bukalapak akan sepenuhnya fokus pada penjualan produk digital, seperti pulsa, token listrik, dan pembayaran angsuran kredit.
Dengan perubahan ini, Bukalapak tidak lagi menyediakan barang fisik di platformnya.
Bukalapak telah dikenal sebagai salah satu unicorn Indonesia sejak 2018, sebuah status yang menandakan valuasi perusahaan melebihi US$ 1 miliar.
Perusahaan ini didirikan pada awal 2010 oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Fajrin Rasyid.
Gelar unicorn diperoleh setelah mendapatkan pendanaan besar dari Emtek Group dan 500 Startups.
Transformasi ini menandai langkah baru Bukalapak dalam menghadapi tantangan bisnis di era digital.













