Medan, LIVESUMUT.com – Langkah strategis dalam menyusun program dan kegiatan unggulan yang terintegrasi sesuai dengan fungsi posyandu sebagai wadah pelayanan kesehatan sangatlah penting.
Namun, Kepala Lingkungan (Kepling) 4 Kelurahan TSM (Tegal Sari Mandala) 3, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, mendapat sorotan warga karena tidak melaksanakan kegiatan Posyandu pada Januari 2025.
“Kami warga Lingkungan 4 kecewa melihat Kepala Lingkungan yang tidak membuat Posyandu, karena biasanya setiap bulan posyandu selalu dibuat di kampung kami,” ungkap salah seorang warga berinisial MK, Minggu (19/1/2025).
Warga, yang didampingi beberapa ibu-ibu lainnya, meminta Camat Medan Denai mencopot Kepling 4 berinisial AK.
Mereka menilai AK tidak menjalankan kewajiban dan tidak melakukan sosialisasi terkait kegiatan Posyandu yang seharusnya rutin dilaksanakan setiap tanggal 16.
“Bukti kegagalan Kepling 4 adalah tidak membuat Posyandu di lingkungan 4 dan kurang sosialisasi bermasyarakat semenjak menjabat tertanggal 7 Januari 2025. Oleh karena itu, kami minta cabut SK-nya dan kembalikan kepada Kepling yang lama,” ujar salah seorang ibu.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution, telah dikukuhkan sebagai Pembina Posyandu Kota Medan oleh Pj Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Ny. Dessy Hassanudin, dalam Rapat Konsolidasi Daerah (Rakonda) PKK Provinsi Sumut tahun 2023 di Hotel Grand Mercure Medan, Jumat (13/10/2023).
Dalam acara tersebut, Ny. Dessy menekankan pentingnya optimalisasi peran Posyandu sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan yang sejalan dengan otonomi desa.
“Karenanya, perlu dilakukan optimalitas peran Posyandu melalui pengangkatan Ketua Umum TP PKK sebagai Ketua Umum Pembina Posyandu,” katanya.
Ny. Dessy juga berharap penguatan peran Posyandu dapat dilakukan mulai dari tingkat pusat hingga ke desa, dengan menyusun program dan kegiatan unggulan yang terintegrasi sesuai dengan fungsi posyandu sebagai wadah pelayanan kesehatan.
Dengan permasalahan yang terjadi di Lingkungan 4, warga berharap ada perhatian serius dari pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini demi keberlangsungan program Posyandu yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat.













