Medan, LIVESUMUT.com – 16 Januari 2025 | Dunia teknologi dikejutkan dengan pernyataan terbaru dari Pendiri dan Kepala Eksekutif Meta, Mark Zuckerberg.
Ia dengan berani menyatakan bahwa era smartphone akan segera berakhir, memicu perdebatan dan antusiasme di kalangan industri teknologi.
Menurut Zuckerberg, smartphone yang telah menjadi kebutuhan pokok manusia selama hampir tiga dekade akan tergantikan oleh kacamata pintar, sebuah perangkat yang disebutnya sebagai “platform utama berikutnya setelah smartphone.”
Mengutip situs Indian Defence Review pada Senin (13/01/2025), Zuckerberg memperkirakan bahwa dalam 10 tahun ke depan, kacamata pintar akan menggeser smartphone dari posisi dominannya.
“Menjelang 2030, orang-orang mungkin lebih memilih menggunakan kacamata pintar untuk rutinitas sehari-hari dan menyimpan smartphone mereka sebagai perangkat pelengkap,” ungkapnya.
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, kacamata pintar menawarkan solusi komputasi yang lebih alami, sosial, dan praktis.
Dengan desain ramping dan fungsi bebas genggam, perangkat ini memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung tanpa kerepotan membawa perangkat besar.
Tidak hanya Meta, perusahaan besar lainnya seperti Apple turut berlomba dalam mengembangkan teknologi wearable.
Vision Pro dari Apple, misalnya, telah menjadi sorotan sebagai perangkat augmented reality (WAR) yang menunjukkan potensi menggantikan fungsi smartphone.
Kacamata Pintar: Terobosan Teknologi Masa Depan
Selama tiga dekade terakhir, smartphone telah berkembang dari alat komunikasi sederhana menjadi komputer mini yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia.
Namun, era tersebut tampaknya akan segera berubah.
Dalam pandangan Zuckerberg, kacamata pintar akan membawa revolusi dalam cara manusia mendapatkan informasi dan berinteraksi dengan dunia digital.
Dengan teknologi mutakhir yang terus berkembang, perangkat ini tidak hanya memungkinkan panggilan atau pesan, tetapi juga memberikan pengalaman augmented reality yang intuitif.
Pergeseran ini juga didukung oleh perubahan preferensi pengguna yang menginginkan gadget lebih praktis, multifungsi, dan tidak mencolok.
Dengan fitur-fitur inovatif yang disematkan, kacamata pintar berpotensi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, menggantikan peran smartphone yang kini mulai dianggap usang.
Apakah benar era smartphone akan segera berakhir? Hanya waktu yang akan menjawab.
Namun, satu hal yang pasti, inovasi dalam teknologi terus memaksa manusia untuk beradaptasi dan menyambut masa depan dengan perangkat yang lebih canggih.









