Scroll untuk baca artikel
Daerah

Jelang Ramadhan 1446 H, Pemkab Asahan Gelar Gerakan Pangan Murah : Warga Sambut Antusias!

319
×

Jelang Ramadhan 1446 H, Pemkab Asahan Gelar Gerakan Pangan Murah : Warga Sambut Antusias!

Sebarkan artikel ini

Asahan, LIVESUMUT.com – Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 26 Februari 2025, di halaman Kantor Dinas Ketapang Kabupaten Asahan.

Acara ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Kapolres Asahan, pimpinan Bulog, serta pimpinan perusahaan pangan seperti PT. Sintong dan PT. Jampalan, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Ketapang Kabupaten Asahan, H. Ali Mughofar, S.Sos., M.AP., menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada surat dari Dirjen Ketersediaan Ketahanan Pangan terkait operasi pasar menjelang Ramadhan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Terbitkan Keppres Nomor 6 Tahun 2025, Ini Biaya Haji 1446 H

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjaga stabilisasi pasar, serta memastikan pasokan dan harga pangan di Kabupaten Asahan tetap terkendali,” ujar Ali.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini berlangsung selama satu hari, dengan berbagai komoditas pangan yang dijual, termasuk beras premium, minyak goreng, telur, gula, dan lainnya.

“Diharapkan kegiatan GPM ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Asahan, khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,” tandasnya.

Sementara itu, dalam pidato Bupati Asahan yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Asahan, dr. Elfina br Taringan, M.K.T., dijelaskan bahwa pelaksanaan GPM ini merupakan bagian dari upaya kerja sama dengan berbagai pihak untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  Hari ke-14, Polsek Sukaramai Intens Bagikan Takjil di Ramadhan 1446 H

“Komoditas pangan dalam kegiatan GPM ini merupakan komoditas pembentuk inflasi, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, cabai merah, telur ayam ras, serta beberapa kebutuhan pangan lainnya,” jelas Elfina.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam mengatur pengeluaran selama bulan Ramadhan.

“Pengeluaran sepanjang Ramadhan perlu difokuskan pada kebutuhan utama. Ketika berpuasa, berbagai aktivitas mendorong masyarakat menjadi lebih konsumtif, seperti penambahan makanan kecil yang berlebihan dan makan di luar rumah (buka puasa bersama). Aktivitas ini dapat meningkatkan biaya rumah tangga secara signifikan. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengatur keuangan dengan cerdik selama Ramadhan,” pesannya.

Baca Juga :  Pengendara di Siantar Tersenyum, Kapolres Bagi Helm dan Bendera Merah Putih Sambut HUT RI 

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman.

You cannot copy content of this page