Medan, LIVESUMUT.com – Suasana penuh keberkahan menyelimuti kediaman pribadi Almarhum H. Rajendra Sitepu (Ajen Sitepu) Bin Tafsir Sitepu di Jl. Rotan Raya No. 89, Kecamatan Pancur Batu, Rabu (4/3/2025).
Bertepatan dengan hari ke-5 Ramadan 1446 H, keluarga besar almarhum menggelar Buka Puasa Bersama sekaligus Peringatan 1 Tahun Wafatnya beliau, sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi sang tokoh yang dikenal luas di Medan Tuntungan.
Acara ini dihadiri oleh putra sulung almarhum, Anggota DPRD Kota Medan Eko Afrianta Sitepu, para pengurus Pasar Simalingkar, Pengurus PAC GRIB JAYA Medan Tuntungan, serta warga sekitar.
Kegiatan diawali dengan tahlilan yang dimulai pukul 16.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah menjelang berbuka puasa.
Wujud Bakti dan Rasa Cinta Keluarga
Dalam sambutannya, Comando Mandala Putra Sitepu (Mando Sitepu), Ketua PAC GRIB Jaya Kecamatan Medan Tuntungan yang juga putra kedua almarhum, menegaskan bahwa peringatan ini adalah wujud bakti dan cinta mereka kepada orangtua.
“Ini merupakan bentuk bakti kami sebagai anak kepada Ayahanda tercinta, juga kepada para pendahulu, kakek kami. Tahun ini kami gelar untuk menunjukkan rasa cinta kami terhadap para orangtua kami,” ujarnya.
Peringatan ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Surah Yasin, dan Tahlil, yang diikuti dengan khusyuk oleh keluarga dan para tamu yang hadir.
Momentum Keberkahan dan Kebersamaan
Doa bersama yang dipimpin oleh seorang ustadz semakin menambah suasana khidmat.
Dalam tausiyahnya, ustadz menekankan makna Ramadan sebagai bulan peningkatan ketakwaan, introspeksi diri, serta kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan Allah SWT.
Rangkaian acara mencapai puncaknya saat waktu berbuka puasa tiba, di mana keluarga dan tamu yang hadir menyantap hidangan berbuka bersama, dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar mengenang almarhum, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meneguhkan nilai-nilai kebersamaan, serta menghidupkan kecintaan terhadap ajaran Islam dan para leluhur.













