Jakarta, LIVESUMUT.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas membutuhkan dana besar dan pengelolaan keuangan yang cerdas.
Pernyataan ini ia sampaikan dalam acara di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3/2025) Pukul 16.00 WIB dalam Live Streaming YouTube KEMDIKDASMEN.
“Pendidikan adalah kunci dari segalanya. Tapi untuk pendidikan yang bagus, kita perlu apa? Uang. Bener,” ujar Prabowo.
Ia menekankan bahwa meningkatkan kualitas pendidikan tidak bisa hanya dengan sekadar berbicara tanpa tindakan nyata.
“Mencapai pendidikan tinggi tidak dengan omon-omon (omong kosong). Untuk itu kita harus pintar mengelola uang, cerdas, dan hemat. Hemat pangkal kaya,” tambahnya.
Selain menyoroti pentingnya pendanaan dalam pendidikan, Prabowo juga menegaskan sikap tegasnya terhadap korupsi.
“Gak ada negara yang korupsi, korupsi menuju negara yang hancur. Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan siap berjuang demi bangsa dan negara, bahkan dengan nyawanya sekalipun.
“Mafia manapun saya tidak takut. Apalagi ada Kapolri dan TNI, apalagi ada guru-guru yang akan membantu saya,” katanya.
Prabowo juga menegaskan bahwa korupsi berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk guru, dokter, perawat, dan petani.
“Saudara-saudara, koruptor-koruptor itulah yang membuat guru-guru susah, dokter-dokter, perawat-perawat, petani-petani susah. Kita akan mengusir mereka dari bumi Indonesia kalau perlu,” pungkasnya.













