Scroll untuk baca artikel
DaerahInternasional

Petani Samosir Bersiap Panen Dua Kali Setahun, Berkat Solar Power Water Pump

620
×

Petani Samosir Bersiap Panen Dua Kali Setahun, Berkat Solar Power Water Pump

Sebarkan artikel ini

Samosir, LIVESUMUT.com – Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, menerima kunjungan Tim Bappenas dan UKFCDO (United Kingdom Foreign, Commonwealth and Development Office/Kedutaan Inggris), bersama Tim Kemendagri dan Bappeda Provinsi Sumatera Utara, dalam rangka diskusi serta kunjungan lapangan terkait implementasi Low Carbon Development Indonesia (LCDI) pada Rabu (19/3/2025).

Salah satu agenda utama adalah rencana pembangunan Solar Power Water Pump di dua desa di Kabupaten Samosir, yakni Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, dan Desa Pakpahan, Kecamatan Onanrunggu.

Turut hadir dalam pertemuan ini Asisten II Hotraja Sitanggang, Kadis Ketapang dan Pertanian Tumiur Gutom, Kadis Sosial PMD F. Agust Karokaro, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dari pihak Bappenas hadir Anna Amelia (Fungsional Perencana Madya Direktorat Lingkungan Hidup), sedangkan dari UKFCDO tampak Senior Advisor Ida Suriany Nainggolan, MEL Advisor British Embassy Jakarta Budi Utama, dan LCDI Advisor British Embassy Jakarta Ari Wijanarko Adipratomo.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Pimpinan DPRD Simalungun Siap Jalankan Amanah Rakyat

Hadir juga perwakilan dari Kemendagri, Bappeda Provsu, serta Tim Program LCDI Fase II dan Tim Econova.

Anna Amelia menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menggali perspektif berbagai pemangku kepentingan serta menguatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung implementasi LCDI.

Program ini merupakan upaya strategis untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan sosial dengan tetap memperhatikan prinsip pembangunan rendah emisi gas rumah kaca (greenhouse gas emissions).

“Kami ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai perkembangan proyek ini, termasuk status lahan dan komitmen masyarakat dalam pemanfaatannya agar proyek ini benar-benar berkelanjutan,” ujar Anna Amelia.

Sementara itu, Senior Advisor UKFCDO Ida Suriany Nainggolan menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada pemilihan lokasi yang tepat, legalitas lahan, serta kepastian tata ruang wilayah (RTRW).

Selain itu, ia berharap program ini dapat memberikan nilai tambah bagi sektor lain yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  HPN ke-80 dan Sambut Ramadhan, Insan Pers dan Mitra Kerja Santuni Anak Yatim di Angkola Muaratais

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Samosir dalam implementasi program LCDI.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh program ini. Dengan adanya Solar Power Water Pump, beban petani akan berkurang, produktivitas meningkat, dan diharapkan panen yang biasanya hanya sekali setahun bisa menjadi dua kali setahun, sehingga dapat berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ujar Ariston.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak 2019-2024, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM telah mendistribusikan lima pompa air tenaga surya di Samosir yang hingga kini masih beroperasi dengan baik.

Pemkab Samosir sendiri telah menjalankan berbagai program pendukung, seperti Pangula Nature (Bertani Selaras Alam) yang mengedukasi petani tentang pertanian berkelanjutan, serta konservasi lahan kritis dengan menanam lebih dari 135.000 pohon.

Baca Juga :  PT. Indo Energi Masa Depan Tawarkan Investasi PLTS di Rooftop Gedung Pemerintah Toba

“Ke depan, kami akan semakin masif dalam mendukung daya dukung lingkungan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Wakil Bupati juga menginstruksikan setiap OPD untuk mengambil peran dalam mendukung program ini, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pembinaan lembaga pengelola di tingkat desa.

Usai pertemuan, Tim Bappenas, UKFCDO, Bappeda Provsu, serta OPD teknis melakukan kunjungan langsung ke Desa Sibonor Ompu Ratus dan Desa Pakpahan.

Mereka meninjau lokasi yang akan menjadi titik pembangunan Solar Power Water Pump dan berdiskusi dengan pemerintah desa serta masyarakat penerima manfaat guna memastikan kesiapan dan kelancaran implementasi proyek ini.

Dengan adanya proyek ini, diharapkan masyarakat Samosir dapat merasakan manfaat langsung dari energi terbarukan dalam sektor pertanian, sekaligus berkontribusi dalam upaya nasional menurunkan emisi karbon dan meningkatkan ketahanan pangan.

You cannot copy content of this page