Samosir, LIVESUMUT.com – Dalam rangka mendorong kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Samosir, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga bersama Kementerian Pariwisata RI menggelar sosialisasi strategi promosi dan pemasaran event daerah, bertempat di JTS Hotel Parbaba, Sabtu (31/5/2025).
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Samosir Parluhutan Sinaga dan Jhonny Sagala, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Event Kemenpar RI Nova Arines, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Tetty Naibaho, serta Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho.
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada Lamhot Sinaga atas komitmennya terhadap pengembangan pariwisata di tanah kelahirannya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyerahkan proposal pembangunan infrastruktur pariwisata kepada pihak Kemenpar RI.
“Terima kasih kepada Bapak Lamhot Sinaga atas perhatian ke Kabupaten Samosir. Kunjungan ini menjadi suatu kehormatan bagi kami dan bentuk dukungan nyata dalam pengembangan potensi pariwisata daerah, khususnya memperkuat ekosistem event daerah dan promosi pariwisata,” ujar Ariston Tua Sidauruk.
Lebih jauh, Wabup menekankan pentingnya menjadikan event bukan sekadar hiburan atau pertunjukan budaya, melainkan juga sebagai penggerak ekonomi lokal.
“Ini menjadi pekerjaan kita semua, kita suarakan bersama dan wujudkan kunjungan wisatawan yang berkelanjutan, tidak jera, dengan pelayanan yang bagus, ramah. Kita jaga kebersihan dan buat mereka nyaman. Tamu adalah Raja, prinsip ini harus kita pegang teguh,” tambahnya.
Lamhot Sinaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa potensi pariwisata di Samosir sangat besar dan bisa menjadi sumber penghasilan utama bagi masyarakat apabila dikemas secara optimal.
“Saatnya saya membantu pengembangan pariwisata di Danau Toba setelah ditugaskan di Komisi VII,” ucapnya.
Ia juga menyoroti objek-objek unggulan seperti Waterfront, Menara Pandang Tele, dan lainnya sebagai daya tarik utama.
Namun, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.
“Samosir sudah melangkah satu langkah lebih jauh di depan dari kabupaten lainnya di kawasan Danau Toba, sudah menghasilkan sumber PAD dari pariwisata,” ungkap Lamhot.
Untuk mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, Lamhot mendorong pelaksanaan event berskala internasional seperti Ultra Trail of The King (UTMB) yang menargetkan 6.000 peserta dari berbagai negara.
“Kalau nantinya berjalan lancar, akan meninggalkan uang di Samosir. Artinya harus didorong dengan berbagai kegiatan dan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.
Ia juga mengusulkan sejumlah agenda pariwisata lainnya seperti International Water Sport Festival, Toba Kaldera Ironman, Paragliding World D Series, Lake Toba Asia-Pacific Horse Racing Cup Series, dan Tour the Lake Toba sebagai bagian dari strategi besar pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Event Kemenpar RI Nova Arines menegaskan bahwa event daerah harus dikemas mengikuti perkembangan zaman agar menjadi atraksi wisata unggulan.
“Kita perlu memahami langkah strategi yang harus dilakukan agar hasilnya maksimal, memanfaatkan promosi event melalui perkembangan teknologi digital,” terang Nova.
Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Pariwisata RI terus berkomitmen mendukung pariwisata daerah dan berharap melalui kegiatan ini, pengetahuan dan wawasan para pelaku wisata dalam promosi event dapat meningkat, termasuk pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengangkat potensi lokal ke kancah nasional dan internasional.












