Scroll untuk baca artikel
Daerah

Batam Diduga Dikepung Judi, Program Asta Cita Prabowo Dinilai Hanya Slogan Kosong

853
×

Batam Diduga Dikepung Judi, Program Asta Cita Prabowo Dinilai Hanya Slogan Kosong

Sebarkan artikel ini

Kepri, LIVESUMUT.com | Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menjanjikan pemberantasan praktik ilegal, dinilai publik hanya menjadi slogan kosong di Kota Batam. (Foto: Kapolres Balerang, Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K)

Pasalnya, berbagai jenis judi seperti bola pimpong, jackpot, togel, dan kasino diduga justru semakin menjamur, sementara aparat penegak hukum terkesan tak berdaya bahkan diduga merestuinya.

“Tidak salah jika ada masyarakat mengatakan jajaran Polda Kepri yang merestuinya sah-sah saja, sebab tidak mungkin instansi sebesar Polda tidak mampu menindak,” ujar salah satu sumber kepada media.

Baca Juga :  Pasar 6 Veteran Helvetia Medan Bak Kasino: Surga Judi Terbesar yang Kebal Hukum?

Hasil investigasi tim media selama tiga hari di Batam mengungkap dugaan kuat adanya aliran dana “koordinasi” dari para pengelola judi kepada pihak-pihak tertentu.

Seorang sumber yang pernah bekerja sebagai humas di salah satu lokasi mengungkapkan, setiap tempat judi besar menyetor Rp200 juta hingga Rp300 juta per bulan, tergantung skala usaha.

Foto: Salah satu diduga tempat perjudian di kota Batam. 

Uang tersebut, kata sumber, kemudian didistribusikan ke pihak-pihak terkait sehingga seluruh aktivitas perjudian berjalan aman dan lancar.

Tim media menemukan setidaknya 35 titik jackpot (legal dan ilegal), 10 titik judi bola pimpong, dan 3 kasino yang seluruhnya beroperasi tanpa hambatan.

Baca Juga :  Terungkap! ASN Puskesmas Sayur Matinggi Diduga Terima Suap SK THL, Ada Bukti Kwitansi

Lokasi-lokasi tersebut antara lain:

  • Jackpot & bola pimpong di Hotel Pacific
  • M One
  • Bombastis
  • King Bilyard (Kasino)
  • City Hunter
  • Ukong
  • NGZ
  • Bilyard Center
  • Formosa Hotel (Kasino)

Bahkan, sebagian besar lokasi merekrut tenaga bergaya preman untuk mengamankan area dari gangguan luar.

Media yang mencoba memberitakan pun kerap mendapat teror dan ancaman.

Diamnya Kapolres Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K. ketika dikonfirmasi pada Jumat (8/8/2025) semakin memperkuat kecurigaan publik.

“Jika Kapolres lebih sibuk membungkam pelapor daripada membongkar jaringan mafia judi, ladang subur bagi kehancuran Kota Batam, program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto cuman omong kosong,” tegas sumber.

Baca Juga :  Main Judi di Warung, 4 Pria Diciduk Polisi di Ajibata, Toba

Kini, sorotan publik mengarah pada Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin untuk menepati janji sumpah Tri Brata:

  • Berbakti kepada nusa dan bangsa
  • Menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan
  • Melindungi dan melayani masyarakat dengan keikhlasan.

You cannot copy content of this page