Scroll untuk baca artikel
Sport

Setelah 8 Tahun Vakum, Legenda Balap Siantar Siap Hidupkan Event Road Race Lagi

643
×

Setelah 8 Tahun Vakum, Legenda Balap Siantar Siap Hidupkan Event Road Race Lagi

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar, LIVESUMUT.com | Setelah delapan tahun vakum, para pembalap legend Kota Siantar kembali bersuara untuk menghidupkan event Road Race yang sudah lama mati suri.

Semangat ini muncul dari keprihatinan terhadap para pembalap muda yang tidak memiliki wadah menyalurkan bakat mereka, sehingga rawan melakukan aksi balap liar di jalanan umum.

Pada Rabu (20/08/2025), sejumlah perwakilan pembalap legend mendatangi Markas Komando (Mako) Polres Siantar untuk memenuhi undangan audiensi terkait permohonan event Road Race.

Sebelumnya, mereka sudah mengajukan surat audiensi kepada Kapolres Siantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH pada Selasa (05/08/2025) pukul 10.30 WIB.

Baca Juga :  Hasil Piala AFF 2024 : Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Vietnam

Kehadiran para pembalap legend tersebut disambut hangat oleh Kasat Intelkam Polres Siantar IPTU Hary Isdyanto, yang didampingi Kanit Intelkam IPDA Sitohang sebagai perwakilan Kapolres.

Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian memberikan respon positif atas niat baik para pembalap untuk membangkitkan kembali event balap resmi di Kota Siantar.

“Kita miris melihat para pembalap yang tidak punya wadah, sehingga ugal-ugalan di jalan yang dapat menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan raya,” ujar Johannes Tarigan, salah satu pembalap legend yang turut hadir bersama sekretaris tim Rio Mtondang dan bendahara Arif Namora Sitanggang.

Baca Juga :  Sidang Perdana Digelar, 15 Pengacara Kawal Gugatan Warga Siantar soal Odong-Odong

Johannes, yang sudah berpengalaman dalam berbagai kejuaraan tingkat daerah (Kejurda) hingga nasional (Kejurnas) dan beberapa kali meraih juara, berharap Kapolres dapat mendukung dan merealisasikan permohonan tersebut.

“Sebagai pembalap, kami sangat prihatin melihat para bibit muda potensial yang memiliki hobi balap tetapi tidak tahu kemana menyalurkan bakat mereka karena Road Race di Siantar sudah delapan tahun tanpa kegiatan,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi awal kebangkitan olahraga otomotif di Kota Siantar, sekaligus solusi untuk mengurangi aksi balap liar yang membahayakan keselamatan masyarakat.

You cannot copy content of this page