Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Peristiwa

Puluhan Peserta Unjuk Rasa yang Diamankan di DPRD Sumut Dipulangkan, 2 Positif Narkoba

463
×

Puluhan Peserta Unjuk Rasa yang Diamankan di DPRD Sumut Dipulangkan, 2 Positif Narkoba

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com | Situasi panas unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa (26/8/2025) berakhir dengan kepolisian mengambil langkah tegas namun humanis.

Sebanyak 44 orang diamankan saat aksi, dan kini 42 orang telah dipulangkan usai menjalani pemeriksaan secara intensif.

Kepolisian memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur, dengan mengedepankan pembinaan agar aksi unjuk rasa ke depan berjalan damai.

“Sebagian besar sudah dipulangkan, namun tetap kami berikan arahan agar ke depan lebih tertib,” tegas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, Rabu (27/8/2025).

Baca Juga :  Tak Dikasih THR, Pria Berseragam Biru di Pekanbaru Ngamuk dan Tantang Pedagang Lapor Polisi

Dari hasil pemeriksaan, dua orang dinyatakan positif narkoba.

Langkah tegas pun diambil, keduanya langsung diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut.

“Untuk dua orang yang positif narkoba, kami serahkan ke Ditresnarkoba untuk diproses sesuai aturan dan diarahkan ke rehabilitasi,” jelas Kombes Pol Ferry.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk keseimbangan antara penegakan hukum dan pendekatan humanis.

Tidak hanya itu, sebelum dipulangkan, 42 orang peserta aksi terlebih dahulu diberikan arahan dan pembinaan agar memahami pentingnya menjaga ketertiban dalam menyampaikan pendapat.

Baca Juga :  Intel Kodim 0212/Tapsel Diduga Gerebek Pasangan Tak Sah, Seret Istri Anggota TNI dan Eks Polisi

Kombes Pol Ferry menegaskan bahwa Polri menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, namun harus dilakukan secara damai dan sesuai ketentuan hukum.

“Polri tetap menjunjung tinggi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, namun menekankan agar dilakukan secara damai dan sesuai aturan,” ujarnya.

Meski sebagian massa telah dipulangkan, aksi unjuk rasa berlanjut di hari kedua, Rabu (27/8/2025), di lokasi yang sama.

Ratusan personel kepolisian masih dikerahkan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif.

Aparat pengamanan dilengkapi sarana standar dan mengutamakan pendekatan persuasif agar tidak terjadi bentrokan.

Baca Juga :  Viral Cekcok di SPBU Kota Galuh, Pihak SPBU: “Bukan Mafia Gas, Hanya Kesalahpahaman"

Kehadiran polisi bukan untuk membatasi aspirasi, melainkan memastikan aksi berjalan damai tanpa memicu kericuhan.

Kasus ini menunjukkan komitmen Polda Sumut untuk menegakkan hukum tanpa mengabaikan pendekatan humanis.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page