Simalungun, LIVESUMUT.com – Sebuah bus pariwisata terlibat kecelakaan maut di Jalinsum Pematangsiantar-Tebing Tinggi KM 22-23, tepatnya di Nagori Pematang Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Senin (16/12/2024).
Bus tersebut menabrak seorang pengendara sepeda motor, Budi Sutrisno (29) yang merupakan salah satu anggota GRIB Jaya Simalungun, hingga tewas di tempat.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menyatakan bahwa kecelakaan terjadi karena bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju Pematangsiantar.
“Mobil tersebut mengambil jalur terlalu ke kanan dan menabrak korban yang datang dari arah berlawanan,” ungkapnya, Selasa (17/12/2024).
Korban, yang saat kejadian menggunakan helm dan perlengkapan keselamatan lainnya, ditemukan tergeletak di lokasi kejadian dengan luka-luka di tubuhnya.
Sopir bus tersebut langsung melarikan diri ke arah Pematangsiantar setelah insiden tersebut.
“Mobil dengan nomor polisi yang tidak diketahui itu melarikan diri setelah kejadian,” tambah Verry.
Pihak kepolisian sempat melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap sopir bus.
“Kami menghimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian,” tegasnya.
Upaya Pencarian Sopir dan Perdamaian dengan Keluarga Korban
Terpisah, Sekretaris PAC GRIB Jaya Dolok Batunanggar, May Suheri, menyebut bahwa upaya pencarian sopir dilakukan dengan bantuan Bendahara DPC GRIB Jaya Tebingtinggi, Teguh Lubis, melalui jaringan kenalannya.
Sopir akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa (17/12/2024) di Tebingtinggi dan mengajukan permohonan damai kepada keluarga korban, mengingat kecelakaan itu bukan unsur kesengajaan.
“Supir sudah ditemukan dan meminta damai dengan keluarga korban,” ujar May Suheri, Selasa(17/12/2024) pada LIVESUMUT.com.
Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat sekitar sebagai peringatan akan pentingnya kehati-hatian dalam berlalu lintas.













