Humbahas, LIVESUMUT.com – Ketua BKD Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara, Pantur Banjarnahor, kembali menggelar Reses II Tahun Sidang I 2024-2025 di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
Kali ini, Pantur memilih SMA Negeri 3 Lintong Nihuta di Desa Naga Saribu II, Kecamatan Lintong Nihuta, sebagai lokasi kegiatan resesnya.
Didampingi Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Humbahas, Jara Trisepto Lumban Toruan, serta rombongan, Pantur Banjarnahor disambut hangat oleh ratusan siswa-siswi SMA Negeri 3 Lintong Nihuta, yang dengan antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Lintong Nihuta Rumondang Sihombing, Ketua Komite Sekolah Lambas Nababan, Camat Lintong Nihuta Sabam R. Sihombing, Kepala Desa Naga Saribu II Lintong Nababan, serta sejumlah orang tua siswa.
Seni dan Budaya Meriahkan Acara
Reses kali ini berlangsung meriah dengan berbagai atraksi kesenian dari para siswa. Tarian dari berbagai suku di Indonesia, vokal solo, dan paduan suara menjadi suguhan yang memukau para tamu undangan.
SMA Negeri 3 Lintong Nihuta memang dikenal serius dalam mengembangkan kesenian berbasis budaya tradisional Batak.
Untuk mendukung hal tersebut, pihak sekolah menggandeng seniman Batak terkenal, Martahan Sitohang dan Naomi Lumban Gaol, sebagai volunteer dalam mendidik siswa di bidang seni.
Tidak hanya sekadar menyaksikan, Pantur Banjarnahor juga ikut berbaur dengan para siswa.
Ia bersama ratusan siswa-siswi turut menyumbangkan lagu dan menari diiringi hentakan musik tradisional, menciptakan suasana kebersamaan yang penuh semangat.
Pantur: Pendidikan Seni Penting untuk Keseimbangan Otak
Dalam sambutannya, Pantur Banjarnahor menekankan bahwa pendidikan seni adalah bagian dari Kurikulum Merdeka dan menjadi mata pelajaran wajib dari SD hingga SMA/SMK.
“Pentingnya pendidikan seni di sekolah adalah sebagai wahana untuk mengembangkan bakat dan kreativitas anak didik, menghasilkan produk budaya berbagai macam suku bangsa, serta mengembangkan tiga ranah berpikir, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik,” jelasnya.
Ia berharap, dengan keseimbangan dalam proses belajar, siswa tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), tetapi juga memiliki keimanan dan budi pekerti yang tinggi.
Kepala Sekolah: Reses Ini Tinggalkan Jejak Positif
Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Lintong Nihuta, Rumondang Sihombing, mengungkapkan rasa bangganya atas digelarnya reses di sekolah yang ia pimpin.
“Ibarat jika seekor gajah melintas dari satu jalan, bekas kakinya akan terlihat. Begitu juga dengan kedatangan Ketua BKD Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara Bapak Pantur Banjarnahor di sekolah ini, pasti akan meninggalkan bekas positif pula,” ujarnya.
Namun, dalam kesempatan tersebut, Rumondang juga menyampaikan aspirasi terkait keterbatasan fasilitas seni di sekolahnya.
“Alat musik tradisional yang kami pakai itu semua kami pinjam. Sehingga besar harapan kami, Bapak Pantur bisa menggiring aspirasi kami supaya ada bantuan yang bisa kami terima,” pintanya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Komite Sekolah, Lambas Nababan, yang turut mengutarakan harapan terkait pembangunan SMA Negeri 3 Lintong Nihuta ke depannya.
Dengan adanya reses ini, diharapkan aspirasi yang disampaikan pihak sekolah dan orang tua siswa dapat ditindaklanjuti, sehingga pendidikan seni di SMA Negeri 3 Lintong Nihuta semakin berkembang dan mampu mencetak generasi yang kreatif serta berbudaya.
Acara reses ini tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi, tetapi juga momentum untuk membangun kedekatan antara wakil rakyat dengan dunia pendidikan.













