Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
DaerahHukum & Kriminal

Korban Begal di Paluta Ternyata Masih Hidup, Kini Dirujuk ke Medan

1500
×

Korban Begal di Paluta Ternyata Masih Hidup, Kini Dirujuk ke Medan

Sebarkan artikel ini
Foto: Muhammad Siregar (45) tahun Pedagang sate diduga Korban begal di Paluta.

PALUTA, LIVESUMUT.com – Muhammad Siregar (45), warga Batu Nanggar, Kecamatan Batang Onang, korban dugaan aksi begal di Padang Lawas Utara (Paluta) saat ini dipastikan masih hidup.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKP Hardiyanto, S.H., M.H., saat dikonfirmasi awak media, Minggu malam (16/11/2025).

Klik gambar untuk melihat produk dan belanja di Shopee 👇!

Informasi yang dihimpun, korban saat ini tengah dirujuk ke Rumah Sakit Putri Hijau Medan untuk penanganan lanjutan.

Baca Juga :  Kadis Lindup Tapsel Disinyalir Permudah Persetujuan UKL-UPL Pabrik Sawit PT. RAG

“Korban masih hidup. Saat ini dalam perawatan dan sudah dalam perjalanan menuju Medan” ujar Kasat.

Polisi Dalami Motif: Dugaan Begal Masih Ditelusuri

AKP Hardiyanto menambahkan saat ini pihaknya masih mengurai motif kejadian.

“Tim masih bekerja untuk memastikan kronologi lengkap. Mohon waktu agar penyelidikan berjalan objektif,” katanya.

Hingga kini, polisi telah mengamankan  terduga pelaku. Sementara, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kini pelaku sudah diamankan, dan mohon masyarakat bersabar. Dalam waktu dekat ini kami akan memberikan informasi selanjutnya,” pungkas Kasat.

Baca Juga :  Polsek Siantar Barat Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Aksi Bersih Lingkungan

Keterangan Resmi RSUD: Kondisi Korban Masih Hidup

Pihak RSUD Gunungtua juga mengonfirmasi bahwa korban dalam kondisi hidup ketika dirujuk.

Direktur RSUD, dr Wanda Siregar, menyebut rujukan dilakukan demi penanganan medis yang lebih intensif.

“Korban masih hidup dan sudah dirujuk. Saat ini sedang menuju RS Putri Hijau Medan,” ujarnya, Minggu pukul 19.00 WIB.

Hal serupa disampaikan dokter jaga, dr Abriyanti Batubara, yang memastikan kondisi korban masih bertahan.

“Pasien berangkat pukul 14.30 WIB. Baru kami konfirmasi ke perawat ambulans pasien masih hidup,” jelasnya pada pukul 19.05 WIB.

Baca Juga :  Masyarakat Maniksilau Kompak Bersihkan Jalan Desa dan Lingkungan Kampung 

Ditemukan Bersimbah Luka, Warga Sempat Panik

Muhammad Siregar ditemukan warga dalam kondisi luka parah di Jalan Lintas Desa Pangirkiran, Kecamatan Hulu Sihapas, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Korban, seorang pedagang sate keliling, langsung dilarikan ke RSUD Gunungtua sebelum dirujuk ke Medan.

Temuan warga tersebut sempat memicu kegemparan dan beredar isu bahwa korban meninggal di lokasi.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page