Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com – Polres Padangsidimpuan resmi melaksanakan upacara Korps Raport kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi bagi personelnya, Sabtu (2/1/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pematangsiantar, AKBP Wira Priyatna, SH, SIK, MH, dan digelar di lapangan apel Polres Padangsidimpuan sejak pukul 07.00 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh Wakapolres Kompol , SH, MH, para Kabag, Kasat, Kapolsek, Kasi, perwira, bintara, hingga ASN Polres Padangsidimpuan. Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh makna sebagai bentuk penghargaan institusi Polri terhadap dedikasi anggotanya.
Korps Raport ini menjadi wujud apresiasi Polri kepada personel yang dinilai memiliki loyalitas tinggi, disiplin, serta kinerja yang konsisten dalam menjalankan tugas. Adapun personel yang menerima kenaikan pangkat yakni Aipda Andi Situmorang, Kanit Turjawali, yang resmi naik setingkat lebih tinggi menjadi Iptu.
Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, AKBP Wira Priyatna menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang diperoleh secara otomatis, melainkan hasil dari proses penilaian yang panjang dan menyeluruh.
“Kenaikan pangkat adalah amanah dan kepercayaan pimpinan yang harus dijaga dengan baik. Seiring pangkat yang bertambah, tuntutan profesionalisme, integritas, dan keteladanan juga semakin tinggi,” tegas Kapolres.
Kapolres berharap, momentum kenaikan pangkat ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel Polres Padangsidimpuan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.
Sementara itu, Iptu Andi Situmorang menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk menjalankan amanah baru tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Kenaikan pangkat ini sebagai pendorong untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga disiplin, serta memberikan pengabdian terbaik kepada institusi Polri dan masyarakat,” ujar Iptu Andi Situmorang.
Usai upacara, Kapolres Padangsidimpuan bersama Pejabat Utama memberikan ucapan selamat secara langsung kepada Iptu Andi Situmorang sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan pengabdiannya selama ini. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tradisi mandi bunga, yang menjadi simbol rasa syukur, penyucian diri, serta kesiapan mengemban tanggung jawab yang lebih besar sesuai dengan pangkat yang disandang.












