Scroll untuk baca artikel
Daerah

Destinasi Wisata Samosir Dinilai Kurang Perhatian, Potensi PAD Terancam Tak Maksimal

178
×

Destinasi Wisata Samosir Dinilai Kurang Perhatian, Potensi PAD Terancam Tak Maksimal

Sebarkan artikel ini

Samosir,  LIVESUMUT.com — Sejumlah destinasi wisata unggulan di Kabupaten Samosir diduga belum mendapat perhatian maksimal dari Pemerintah Daerah, padahal sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu destinasi yang disorot adalah objek wisata Pasir Putih Parbaba, termasuk beberapa lokasi wisata lainnya di kawasan Danau Toba.

Terpantau media, Selasa (20/01/2026), kondisi infrastruktur menuju lokasi wisata dinilai memprihatinkan. Akses jalan di sejumlah titik terlihat porak-poranda, sementara saluran air banyak yang mampet dan tidak berfungsi. Situasi ini dinilai mengurangi kenyamanan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, yang berkunjung ke Samosir.

Baca Juga :  382 Hektare Terbakar, Samosir Sepakat Bentuk Pokja Siaga Karhutla

Padahal, perbaikan infrastruktur seperti jalan, transportasi, dan fasilitas penunjang merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Kenyamanan pengunjung akan berbanding lurus dengan lama tinggal wisatawan dan tingkat belanja mereka, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan PAD.

Selain infrastruktur, promosi pariwisata juga dinilai perlu ditingkatkan. Pemanfaatan media sosial, keikutsertaan dalam pameran wisata, serta kerja sama dengan agen perjalanan dapat meningkatkan visibilitas destinasi wisata Samosir di tingkat nasional dan internasional.

Pengembangan produk wisata juga menjadi strategi penting. Festival budaya, wisata alam berbasis kearifan lokal, serta kuliner khas daerah diyakini mampu menarik minat wisatawan. Hal ini perlu didukung dengan peningkatan kualitas layanan melalui pelatihan sumber daya manusia dan penerapan standar pelayanan yang baik demi meningkatkan kepuasan pengunjung.

Baca Juga :  Masyarakat Parbaba Resah: Tempat Cari Nafkah Akan Dibongkar Pemkab?

Aspek pengelolaan lingkungan turut menjadi perhatian. Implementasi program keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sampah dinilai penting untuk menjaga kebersihan dan keindahan destinasi wisata. Tanpa pengelolaan yang baik, daya tarik wisata dikhawatirkan akan menurun.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat lokal juga dinilai krusial dalam mengembangkan pariwisata Samosir. Contoh keberhasilan daerah lain seperti Bali menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata berkelanjutan dan promosi budaya lokal mampu meningkatkan jumlah wisatawan sekaligus PAD.

Oleh karena itu, Dinas Pariwisata bersama Dinas Kebersihan Kabupaten Samosir diharapkan dapat berperan aktif dan terus melakukan pengawasan terhadap destinasi wisata yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan pengelolaan yang serius dan terintegrasi, sektor pariwisata Samosir diyakini mampu menjadi salah satu motor utama peningkatan PAD serta kesejahteraan masyarakat setempat.

You cannot copy content of this page