Scroll untuk baca artikel
Daerah

Toba Masih “Kurang Inovatif”, Pemkab Dorong OPD Berlomba Berinovasi

213
×

Toba Masih “Kurang Inovatif”, Pemkab Dorong OPD Berlomba Berinovasi

Sebarkan artikel ini
Suasana sosialisasi Lomba Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2026 di Balai Data Kantor Bupati Toba yang diikuti pimpinan OPD dan perwakilan kecamatan, berlangsung interaktif dengan diskusi seputar penguatan inovasi pelayanan publik.

Toba, LIVESUMUT.com – Kabupaten Toba masih berada pada kategori “kurang inovatif”. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Toba untuk menggenjot semangat inovasi di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) melalui Lomba Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2026.

Langkah tersebut ditandai dengan sosialisasi yang digelar Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Toba di Balai Data Kantor Bupati Toba, Rabu (08/04/2026), yang diikuti para pimpinan serta perwakilan perangkat daerah dan kecamatan.

Kegiatan ini menjadi strategi awal Pemkab Toba untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, serta kualitas pelayanan publik di tengah tantangan pembangunan daerah.

Sosialisasi dibuka oleh Bupati Toba yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Toba sebagai kawasan destinasi pariwisata super prioritas memiliki potensi besar dalam menciptakan inovasi daerah.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Rumah di Jalan Pattimura Siantar, Temukan 16 Paket Sabu Siap Edar

“Namun berdasarkan hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2025 oleh Kementerian Dalam Negeri, Kabupaten Toba masih berada pada kategori ‘kurang inovatif’ dengan nilai 39,12. Hal ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus berbenah,” ujar Sekdakab Toba.

Ia menambahkan, inovasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing daerah, terutama dalam menjawab tantangan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini juga sejalan dengan arah kebijakan RPJMD Kabupaten Toba Tahun 2025–2029 yang menitikberatkan pada penguatan riset dan inovasi menuju tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

Baca Juga :  Pemkab Taput dan DPRD Tandatangani Persetujuan RPJMD 2025-2029

Melalui lomba ini, Pemkab Toba tidak hanya mendorong lahirnya ide-ide baru, tetapi juga memberikan ruang apresiasi bagi perangkat daerah yang mampu menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaring berbagai inovasi di bidang tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi lainnya yang berpotensi diikutsertakan dalam ajang tingkat provinsi hingga nasional, seperti Lomba Inovasi Provinsi Sumatera Utara dan Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri.

Peserta lomba melibatkan seluruh perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Toba dengan dua kategori, yakni kategori perangkat daerah, meliputi badan, dinas, inspektorat, dan Satpol PP, serta kategori kecamatan.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Toba sekaligus Ketua Panitia, Sofian Sitorus, menekankan pentingnya kesamaan pemahaman dalam membangun inovasi di setiap sektor.

Baca Juga :  JTP Hutabarat Usulkan Bibit Kopi dan Kakao untuk Percepatan Hilirisasi Perkebunan Taput

“Kita ingin seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama, serta mampu melaporkan kinerja dan menghadirkan inovasi baru demi pembangunan Kabupaten Toba yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Pembangunan Setdakab Toba, Jonni DP. Lubis, menilai bahwa berbagai inovasi sebenarnya telah dilakukan, namun belum terdokumentasi secara optimal.

“Melalui lomba ini, kita ingin mendorong perangkat daerah untuk menampilkan berbagai perubahan dan inovasi pelayanan yang telah dilakukan. Semua harus terdokumentasi dan diinput karena terdapat indikator-indikator penilaian dari pemerintah pusat yang harus dipenuhi,” ungkapnya.

You cannot copy content of this page