Scroll untuk baca artikel
Nasional

Presiden Prabowo Minta Programnya Dinilai 20 Tahun Mendatang, Bukan Sekarang

330
×

Presiden Prabowo Minta Programnya Dinilai 20 Tahun Mendatang, Bukan Sekarang

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan program pemerintah saat ini baru dapat dinilai dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.

Jakarta, LIVESUMUT.com — Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat tidak terburu-buru menilai berbagai program pemerintah yang sedang dijalankan saat ini. Menurut Prabowo, hasil nyata dari kebijakan dan fondasi pembangunan yang dibuat pemerintah baru akan terlihat dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung pembentukan Danantara sebagai bagian dari penguatan ekonomi nasional jangka panjang.

“Kita sudah punya Danantara, dan nanti 10 tahun lagi, 20 tahun lagi, ya. Masih banyak yang muda-muda, ya. Ingat, lihat, lihat tanggal, lihat tahun, Saudara akan lihat, Saudara akan, pada saat itu Saudara akan lihat apa yang kita buat tahun ’25 (2025), tahun ’26 (2026) ini,” kata Prabowo dalam pidatonya, dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: Jika 4 Tahun Prestasi Mengecewakan, Saya Tidak Maju Pilpres 2029

Prabowo menegaskan, program-program yang dijalankan pemerintah saat ini bukan untuk dinilai dalam waktu dekat, melainkan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang bagi Indonesia.

“Jangan sekarang, jangan 29 (2029), nanti 20 tahun lagi Saudara nilai apa yang kita buat hari ini. Yang kita buat adalah hal-hal yang mendasar,” sambungnya.

Ia menjelaskan, pemerintah tengah fokus memperkuat ekonomi nasional melalui sejumlah program strategis, mulai dari swasembada pangan, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, membuka lapangan pekerjaan, hingga memperkuat dana kedaulatan negara atau sovereign wealth fund.

Baca Juga :  Selamat Hari Pers Nasional ke-79, Presiden Prabowo Subianto : Waspadai Upaya Pecah Belah

“Kita swasembada pangan sudah, kita amankan harga-harga, kita menciptakan lapangan kerja, sudah jutaan, tiga, kita punya sekarang dana kedaulatan, sovereign wealth fund. Dana kedaulatan kita mungkin sekarang adalah keenam terbesar di dunia,” ujarnya.

You cannot copy content of this page