Tarutung, LIVESUMUT.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mempercepat transformasi ekonomi digital kembali ditegaskan melalui kehadiran Sekretaris Daerah, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si, mewakili Bupati Tapanuli Utara pada pembukaan Side Event QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026 yang dirangkaikan dengan sosialisasi digitalisasi sistem pembayaran bagi komunitas perempuan. Kegiatan berlangsung di Sopo Partukoan, Tarutung, Kamis (16/7/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Staf Ahli TP PKK Ny. Lisa Deni Lumbantoruan, unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai komunitas perempuan, di antaranya TP PKK, Bhayangkari, dan Persit.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah membacakan sambutan Bupati Tapanuli Utara yang menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu mempercepat digitalisasi sistem pembayaran sekaligus menjadi sarana promosi kuliner khas daerah dan penguatan kapasitas pelaku UMKM.
Menurut Bupati, penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih kuat. Selain menghadirkan transaksi yang lebih cepat, mudah, dan aman, penggunaan pembayaran nontunai juga diyakini mampu meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah serta mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Bupati juga mengajak masyarakat, khususnya komunitas perempuan yang memiliki peran penting dalam perekonomian keluarga dan sektor UMKM, untuk menjadi pelopor dalam meningkatkan literasi digital dan memperluas penggunaan transaksi nontunai. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mendorong transformasi digital, memperkuat daya saing daerah, mengembangkan potensi pariwisata kawasan Danau Toba, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern, efektif, dan inklusif.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penyerahan hadiah Cooking Competition sebagai bentuk penghargaan kepada para peserta yang berhasil menunjukkan kreativitas dalam mengolah pangan lokal. Kelompok PKK Kecamatan Muara berhasil meraih Juara I, disusul Kelompok PKK Kecamatan Tarutung sebagai Juara II, sementara Juara III diraih Kelompok Bora 2 Kecamatan Tarutung.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara digitalisasi pembayaran dan promosi kuliner lokal diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat Tapanuli Utara di era digital.













