JAKARTA, LIVESUMUT.com – Optimisme Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030 menjadi sorotan publik. Namun, hanya beberapa saat setelah pesan tersebut disampaikan pada Kongres PSSI, Timnas Indonesia justru harus mengakhiri babak pertama laga Piala ASEAN 2026 dengan tertinggal 0-2 dari Vietnam, pada Senin (3/8/2026), pukul 20.30 WIB di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.
Dalam sambutannya yang dibacakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada Kongres PSSI, Senin (3/8/2026) di Jakarta, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus memiliki cita-cita besar di dunia sepak bola.
“Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar harus memiliki cita-cita yang besar dan keberanian untuk mewujudkannya. Saya memandang Indonesia layak bisa tampil di Piala Dunia 2030,” demikian pesan Presiden Prabowo yang dibacakan Erick Thohir.
Di hari yang sama, Timnas Indonesia menghadapi Vietnam pada laga Piala ASEAN 2026. Skuad Garuda langsung mendapat tekanan sejak awal pertandingan.
Vietnam berhasil mencetak dua gol dalam 15 menit pertama melalui Nguyen Văn Vĩ dan Nguyen Hai Long, sehingga Timnas Indonesia menutup babak pertama dengan skor 0-2.
Hasil sementara tersebut langsung menjadi perhatian para pendukung sepak bola nasional. Banyak suporter berharap Timnas Indonesia mampu bangkit pada babak kedua dan memberikan perlawanan untuk mengejar ketertinggalan.
Target tampil di Piala Dunia 2030 yang disampaikan Presiden Prabowo menjadi motivasi besar bagi sepak bola Indonesia. Namun, untuk mewujudkan cita-cita tersebut dibutuhkan pembinaan pemain usia muda yang berkelanjutan, kompetisi yang semakin berkualitas, serta peningkatan prestasi Timnas Indonesia di level regional maupun internasional.
Laga melawan Vietnam menjadi salah satu ujian bagi skuad Garuda dalam perjalanan meningkatkan kualitas permainan sekaligus mewujudkan target besar membawa Indonesia bersaing di panggung sepak bola dunia.












