P.SIDIMPUAN| LIVESUMUT.com – Seorang perempuan 32 tahun ditemukan tewas di sebuah rumah di kawasan Bukit Simarsayang, Padangsidimpuan Hutaimbaru.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (9/8/2026) siang dan langsung ditangani personel Polres Padangsidimpuan bersama Polsek Hutaimbaru.
Korban diketahui bernama Sarianti Manalu, warga Kabupaten Tapanuli Tengah, yang baru sekitar empat hari bekerja di sebuah warung di kawasan tersebut.
Penemuan itu bermula saat korban tidak kunjung merespons ketika hendak dibangunkan oleh rekannya sekitar pukul 12.00 WIB.
Informasi penemuan korban diterima petugas piket SPKT Polres Padangsidimpuan sekitar pukul 14.00 WIB. Personel kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat polisi tiba, jasad korban telah diturunkan dari tempat ditemukan oleh sejumlah saksi dan diletakkan di ruang tengah rumah.
Sarianti diketahui merupakan warga Lingkungan III, Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah. Korban bekerja sebagai petani/pekebun dan baru sekitar empat hari bekerja di warung milik salah seorang saksi di kawasan tersebut.
Sempat Bilang Ingin Sendiri
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban masih sempat berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar tempat tinggalnya.
Roni Ariandi Jonkennedi Simamora, salah seorang saksi, mengatakan korban masih sempat mengobrol sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu korban menyampaikan bahwa dirinya sedang ingin sendiri dan meminta agar tidak diganggu.
Korban kemudian masuk ke kamar.
Sekitar pukul 12.00 WIB, Okta Mariana meminta bantuan Roni untuk membangunkan korban. Namun, korban tidak memberikan respons dari dalam kamar.
Karena khawatir, sekitar pukul 13.00 WIB Roni bersama saksi lainnya mendobrak pintu kamar. Mereka kemudian menemukan korban dalam kondisi tergantung.
Korban selanjutnya diturunkan dan dipindahkan ke ruang tengah sebelum pihak kepolisian tiba di lokasi.
Pemilik Warung Sempat Mendengar Suara Tangisan
Keterangan serupa disampaikan Nur Aidah, pemilik warung tempat korban bekerja.
Nur Aidah menyebut korban baru bekerja di warung tersebut selama empat hari dan selama itu tidak pernah melihat adanya persoalan yang dialami korban.
Sekitar pukul 05.00 WIB, korban sempat mengatakan ingin sendiri dan tidak ingin diganggu. Sekitar pukul 05.30 WIB, korban meminta izin beristirahat lebih dahulu di kamar belakang.
Namun, sekitar pukul 06.00 WIB, Nur Aidah mengaku sempat mendengar suara tangisan dari kamar korban.
Ia tidak sempat menanyakan alasan korban menangis.
Hingga sekitar pukul 13.00 WIB, Nur Aidah mendapat kabar dari Roni bahwa Sarianti telah ditemukan dalam kondisi tergantung. Ia kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas AIPTU D.L. Tobing.
Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti
Dalam olah TKP, Tim Identifikasi Polres Padangsidimpuan menemukan kain sprei berwarna biru bermotif yang terikat pada kayu penyekat kamar.
Polisi juga menemukan air seni di lantai kamar serta sejumlah ukuran dan posisi ikatan yang dicatat dalam proses penyelidikan.
Selain kain sprei, polisi mengamankan satu unit telepon seluler berwarna hitam dan satu pasang sandal milik korban yang ditemukan di dalam kamar.
Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Hasiolan Naibaho, SH., MH., bersama personel Polres Padangsidimpuan dan Polsek Hutaimbaru telah melakukan pemeriksaan TKP, olah TKP, pemeriksaan saksi serta evakuasi korban.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Berdasarkan keterangan dokter RSUD Kota Padangsidimpuan, dr. Rezky Pratiwi Daulay, hasil Visum et Repertum menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi juga menyarankan pihak keluarga agar dilakukan autopsi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kematian korban.
Selanjutnya, jenazah Sarianti Manalu akan dibawa ke rumah duka keluarganya di wilayah Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.






