JAKARTA, LIVESUMUT.com — Kabar bagi para pemuda Indonesia yang ingin berkarier sebagai prajurit. TNI Angkatan Udara (TNI AU) membuka rekrutmen Bintara PK Pria Gelombang III/A-59 Tahun Anggaran 2026.
Penerimaan ini tertuang dalam Pengumuman Nomor Peng/3/VIII/2026 tentang Penyediaan Bintara PK Pria TNI Angkatan Udara Gel. III/A-59 TA 2026. Pengumuman tersebut dikeluarkan di Jakarta pada 10 Agustus 2026 oleh Kepala Disminpersau selaku Ketua Panpus.
Melalui rekrutmen Bintara PK TNI AU Gelombang III Tahun 2026 ini, TNI AU memberikan kesempatan kepada para pemuda Indonesia untuk mengikuti pendidikan dan selanjutnya dididik menjadi Bintara Prajurit Karier.
Bagi masyarakat yang tertarik, pendaftaran Bintara PK TNI AU 2026 dilakukan secara online mulai 10 Agustus sampai 13 September 2026 melalui situs resmi rekrutmen TNI AU.
Syarat Umum Bintara PK TNI AU 2026
Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta rekrutmen Bintara TNI AU 2026.
Calon harus merupakan Warga Negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945.
Untuk batas usia, terdapat perbedaan antara lulusan D-3 dengan lulusan SMA/MA dan SMK.
Lulusan D-3 berusia paling tinggi 25 tahun pada saat pembukaan pendidikan yang direncanakan pada 14 November 2026.
Sementara itu, lulusan SMA/MA dan SMK berusia paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 24 tahun pada saat pembukaan pendidikan yang direncanakan pada 14 November 2026.
Calon peserta juga harus tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, sehat jasmani dan rohani, serta tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Selain itu, calon wajib lulus pendidikan pertama untuk membentuk prajurit siswa menjadi prajurit.
Lulusan SMA/MA/SMK dan D-3 Bisa Mendaftar
Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AU Gelombang III/A-59 TA 2026 terbuka bagi lulusan SMA/MA/SMK semua jurusan dan kejuruan.
Sementara bagi lulusan D-3, TNI AU menetapkan bidang keahlian tertentu yang dapat mengikuti penerimaan.
Bidang tersebut meliputi Informatika, Aeronautika, Elektronika, PLLU, Akuntansi, Teknik Industri, Teknik Perminyakan, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Manajemen, dan Kesehatan.
Kompetensi yang dibutuhkan antara lain Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Manajemen Informatika (ATC), Teknik Aeronautika, Teknik Aeronautika (AMTO), Teknik Elektronika, Elektronika, Manajemen Lalu Lintas Udara, Keselamatan Penerbangan, Manajemen Bandar Udara/Operasi Bandar Udara, Akuntansi, Komputerisasi Akuntansi, Sistem Informasi Akuntansi, Teknik Industri, Manajemen Industri, Pengolahan Minyak dan Gas, Laboratorium Minyak dan Gas, Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kebakaran, Teknik Kimia Industri, Teknik Kimia, Analis Kimia, Mesin Otomotif, Manajemen Sumber Daya Manusia, Kearsipan, Administrasi Perkantoran, Sekretaris, serta sejumlah kompetensi di bidang kesehatan.
Khusus lulusan D-3, peserta wajib melampirkan ijazah sesuai bidang profesinya dan telah memiliki sertifikat kompetensi yang dikeluarkan lembaga sertifikasi sesuai bidang masing-masing.
Ada Jalur Khusus untuk Lulusan SMK Angkasa
Dalam rekrutmen Bintara PK TNI AU 2026, diberlakukan pula kekhususan atau Panda Khusus bagi calon Bintara PK Pria lulusan SMK Angkasa dengan jurusan tertentu yang berada di bawah Yayasan Ardhya Garini (Yasarini).
Jurusan yang termasuk dalam jalur khusus tersebut adalah Airframe and Powerplant (AFP), Electrical Avionics (EA), Aircraft Electricity (AE), Aircraft Machining (AM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan Teknik Elektronika.
Panda Khusus tersebut meliputi:
- SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Lanud Adi (Panda Lanud Adi).
- SMK Angkasa 1 Jakarta Lanud Hlm (Panda Lanud Hlm).
- SMK Penerbangan Angkasa Bogor Lanud Ats (Panda Lanud Ats).
- SMK Angkasa 2 Kalijati Lanud Sdm (Panda Lanud Sdm).
- SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iwj (Panda Lanud Iwj).
- SMK Penerbangan Angkasa Lanud Abd (Panda Lanud Abd).
- SMK Angkasa 1 Margahayu Lanud Slm (Panda Lanud Hsn).
- SMK Angkasa Lanud Hsn (Panda Lanud Hsn).
Seluruh calon Bintara PK Pria Panda Khusus akan diikutkan dalam seluruh tahapan pemeriksaan dan pengujian seleksi di tingkat daerah sampai dengan selesai, tanpa menggunakan sistem gugur.
Hasil seluruh pemeriksaan dan pengujian seleksi tingkat daerah selanjutnya dikirimkan ke Disminpersau dengan format yang telah ditentukan. Dalam penentuan calon siswa kirim pusat, Panda Khusus tersebut akan dilaksanakan Pantukhirda Gabungan dengan pimpinan Kadisminpersau selaku ketua panitia pusat.
Tinggi Badan Minimal 163 Cm
Persyaratan fisik menjadi salah satu bagian penting dalam seleksi Bintara TNI AU 2026.
Calon Bintara PK Pria wajib memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm, dengan berat badan yang seimbang atau ideal sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, calon tidak boleh buta warna, tidak mempunyai riwayat TB paru aktif, tidak pernah melaksanakan terapi Ortho-K, serta tidak Pascalaparotomy dengan komplikasi.
Untuk calon yang pernah menjalani bedah refraksi, tindakan operasi yang diperbolehkan adalah PRK, Lasik, dan Relex Smile, dengan sejumlah ketentuan.
Batas refraksi sebelum operasi atau Pre Ops adalah 5 dioptri. Setelah operasi, tajam penglihatan harus menjadi 1.0 atau visus 6/6 atau koreksi maksimal 0,5 dioptri.
Tindakan operasi juga harus dilakukan minimal tiga bulan sebelum seleksi. Calon wajib membawa sket riwayat bedah refraksi yang berisikan data kondisi penglihatan sebelum dan pascaoperasi pada saat seleksi.
Calon juga tidak boleh bertato atau memiliki bekas tato serta tidak ditindik atau memiliki bekas tindik pada telinga maupun anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat.
Wajib Memiliki BPJS Aktif
Persyaratan lainnya yang perlu diperhatikan adalah kepemilikan kartu BPJS atau jaminan kesehatan.
Calon Bintara PK TNI AU Gelombang III 2026 wajib memiliki kartu BPJS/Jaminan Kesehatan yang aktif dengan melampirkan bukti kuitansi pembayaran terakhir.
Untuk lulusan SLTA/SMA/MA tahun 2020, 2021, dan 2022, SKHUN tidak perlu dilampirkan.
Calon lulusan SMA/MA/SMK juga diwajibkan melengkapi ijazah SD, SLTP, SMA/MA/SMK, SKHUN asli serta fotokopi yang telah dilegalisasi sesuai ketentuan, dan buku rapor asli SMA/MA/SMK.
Wajib Bersedia Ikatan Dinas 10 Tahun
Calon peserta harus bersedia menandatangani surat perjanjian ikatan dinas pertama keprajuritan selama 10 tahun.
Selain itu, calon harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bagi peserta yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai atau karyawan, wajib mendapatkan persetujuan atau izin resmi dari kepala jawatan/instansi yang bersangkutan dan bersedia mengundurkan diri dari status pegawai/karyawan apabila lulus dan diterima masuk pendidikan pertama.
Calon juga harus belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan dua tahun setelah lulus pendidikan pertama.
Ketentuan tersebut harus diketahui oleh orang tua/wali, Lurah/Kepala Desa dan Kantor Urusan Agama (KUA)/catatan sipil setempat serta dituangkan dalam dokumen bermeterai.
Bagi calon yang belum berumur 21 tahun, diperlukan persetujuan dari orang tua. Sementara bagi calon yang kedua orang tuanya telah meninggal atau berhalangan tetap, diperlukan persetujuan wali yang disahkan oleh kelurahan tempat domisili.
Pendaftaran Bintara TNI AU 2026 Dibuka hingga 13 September
Pendaftaran Bintara PK TNI AU Gelombang III Tahun 2026 dilaksanakan secara online mulai 10 Agustus sampai 13 September 2026.
Setelah mendaftar secara online, calon harus mengikuti proses verifikasi dengan hadir atau daftar ulang di Panda yang ditentukan.
Verifikasi dilakukan untuk memeriksa keabsahan persyaratan pendaftaran yang tercantum pada formulir pendaftaran online sekaligus pemeriksaan fisik awal, termasuk tinggi dan berat badan.
Pendaftaran tersedia melalui sejumlah Panda yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Kodau I
Beberapa lokasi Panda di wilayah Kodau I antara lain:
- Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
- Lanud Atang Sendjaja, Bogor.
- Lanud Suryadarma, Subang.
- Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
- Lanud Supadio, Pontianak.
- Lanud Husein Sastranegara, Bandung.
- Lanud Raden Sadjad, Ranai.
- Lanud Soewondo, Medan.
- Lanud Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh.
- Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang.
- Lanud Sutan Sjahrir, Padang.
- Lanud Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang.
- Lanud Maimun Saleh, Sabang.
- Lanud H. Abdullah Sanusi Hanandjoeddin, Tanjung Pandan.
- Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Lampung.
- Lanud Harry Hadisoemantri, Singkawang.
- Lanud Sugiri Sukani, Majalengka.
- Lanud Hang Nadim, Batam.
- Lanud Iskandar, Pangkalanbun.
- Kodau II
- Wilayah Kodau II meliputi:
- Lanud Iswahjudi, Madiun.
- Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
- Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar.
- Lanud Sam Ratulangi, Manado.
- Lanud El Tari, Kupang.
- Lanud Anang Busra, Tarakan.
- Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
- Lanud Muljono, Surabaya.
- Lanud Dhomber, Balikpapan.
- Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali.
- Lanud Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainudin Abdul Majid, Lombok.
- Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin.
- Lanud Haluoleo, Kendari.
- Lanud J. B. Soedirman, Purbalingga.
Kodau III
Sementara wilayah Kodau III mencakup:
- Lanud Manuhua, Biak.
- Lanud Silas Papare, Jayapura.
- Lanud Pattimura, Ambon.
- Lanud Leo Wattimena, Morotai.
- Lanud Johanes Abraham Dimara, Merauke.
- Lanud Yohanis Kapiyau, Timika.
- Lanud Dumatubun, Tual.
- Lanud Ignatius Dewanto, Saumlaki.
Seleksi Tingkat Pusat Digelar Oktober-November 2026
Tahapan berikutnya adalah seleksi tingkat pusat. Berdasarkan pengumuman TNI AU, seleksi tingkat pusat direncanakan berlangsung pada 23 Oktober sampai 12 November 2026 di Lanud Adi Soemarmo.
Calon yang dinyatakan lulus dan terpilih menjadi calon prajurit siswa Bintara PK Pria TNI Angkatan Udara akan langsung mengikuti pendidikan dasar keprajuritan di Skadik 402 Wingdik 400/Matukjur.
Setelah lulus dari pendidikan pertama, peserta akan diangkat menjadi Bintara PK TNI AU dengan pangkat Sersan Dua (Serda).
Seleksi Bintara TNI AU Tidak Dipungut Biaya
TNI AU menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan dan pengujian bagi calon Bintara PK TNI Angkatan Udara tidak dipungut biaya apa pun.
Karena itu, calon peserta dan orang tua atau wali perlu mewaspadai pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia penerimaan dan menawarkan bantuan kelulusan dengan imbalan uang.
Informasi lebih rinci mengenai syarat, jadwal, tahapan seleksi, dan lokasi pendaftaran Bintara PK TNI AU Gelombang III Tahun 2026 dapat dilihat di masing-masing Panda dan situs resmi rekrutmen TNI AU.
Jadwal Penting Bintara PK TNI AU Gelombang III Tahun 2026
- Pendaftaran: 10 Agustus–13 September 2026.
- Seleksi tingkat pusat: 23 Oktober–12 November 2026.
- Pembukaan pendidikan: direncanakan 14 November 2026.
- Lokasi seleksi tingkat pusat: Lanud Adi Soemarmo.
- Pendidikan pertama: Skadik 402 Wingdik 400/Matukjur.
- Pangkat setelah lulus: Sersan Dua (Serda).
- Ikatan dinas pertama: 10 tahun.
Bagi pemuda yang memenuhi persyaratan dan ingin mengabdikan diri melalui TNI AU, periode pendaftaran hingga 13 September 2026 menjadi kesempatan yang perlu dimanfaatkan dengan mempersiapkan dokumen, kondisi fisik, serta mengikuti seluruh ketentuan seleksi yang telah ditetapkan.









