Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Advertisement Mitsubishi Dipo Medan - Santo Manalu
Advertisement
Advertisement
Travel

Aquabike Jetski World Championship 2024 Akan Digelar Kembali di Danau Toba

400
×

Aquabike Jetski World Championship 2024 Akan Digelar Kembali di Danau Toba

Sebarkan artikel ini

Sumatera Utara, LIVESUMUT.com – Danau Toba akan kembali menjadi pusat perhatian dunia dengan perhelatan akbar Aquabike Jetski World Championship 2024 pada 13-17 November 2024 mendatang.

Bukan sekadar kompetisi olahraga, acara ini turut menghadirkan Pesta Rakyat Danau Toba yang mengangkat budaya lokal sebagai daya tarik utama, termasuk dengan kehadiran seribu penari Tor-Tor yang siap menampilkan tarian massal khas Sumatera Utara.

Dikutip dari saluran YouTube InJourney, Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam menyukseskan acara ini.

Baca Juga :  Tiga Hari Operasi Patuh Toba, Polres Serdang Bedagai Tilang 22 Sepeda Motor

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan komunitas budaya, telah terlibat aktif dalam persiapan acara ini, menjadikannya sebagai perayaan budaya yang mempromosikan Sumatera Utara di kancah internasional.

Agus menyatakan, “Dan yang paling penting adalah bagaimana kita melibatkan potensi masyarakat, termasuk UMKM, untuk ikut dalam kegiatan ini.”

Selain menggerakkan ekonomi lokal, acara ini juga memberikan panggung bagi produk-produk lokal untuk diperkenalkan ke peserta internasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menambahkan bahwa Aquabike Jetski World Championship ini dirancang untuk mengintegrasikan budaya lokal dengan kehadiran peserta dari berbagai negara.

Baca Juga :  Momen Punguan Raja Siburian Belawan Gelar Wisata Rohani ke Danau Toba

“Kami ingin menampilkan kultur spesifik dari Toba dan Indonesia kepada dunia internasional,” ujarnya.

Dengan melibatkan seribu penari Tor-Tor, acara ini tidak hanya berupaya memecahkan rekor tetapi juga menyampaikan pesan penting mengenai keberadaan budaya lokal dalam acara internasional.

Agus menyampaikan bahwa pengalaman dari acara serupa di masa lalu menjadi dasar bagi konsep ini.

“Kita belajar dari acara terdahulu dan akan menampilkan seribu penari Tor-Tor dalam kegiatan ini.” ujarnya.

Agus juga berharap acara ini akan memberikan dampak sosial ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Tol Sinaksak Tidak Lagi Gratis, Berikut Daftar Lengkap Tarifnya

“InJourney Group ingin menampilkan acara yang memiliki dampak sosial ekonomi, budaya, bisnis, dan yang paling penting melibatkan seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Dalam persiapannya, penyelenggara terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait.

“Kami berkolaborasi dengan Bupati dan Gubernur untuk memastikan setiap persiapan berjalan lancar,” tutup Agus.

Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page