Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Viral Nenek Tewas Ditabrak Mobil Patroli di Medan, Polisi Tegaskan: “Hoaks”

1054
×

Viral Nenek Tewas Ditabrak Mobil Patroli di Medan, Polisi Tegaskan: “Hoaks”

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com | Heboh video di media sosial soal insiden tabrakan antara nenek pejalan kaki dengan iring-iringan Patroli Jalan Raya (PJR) di Medan, Kamis (17/7/2025), ternyata bernarasi hoaks. (Keterangan foto: Nek Rodiah dirawat di RS Grand Medistra, Lubuk Pakam di besuk Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, SH, SIK)

Faktanya, tidak ada korban tewas dan tidak ada aksi ugal-ugalan seperti yang ramai disebut warganet.

Insiden itu terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, tepatnya dekat Yayasan Pendidikan Parulian.

Dalam video yang beredar di TikTok, tampak seorang perempuan tua bernama Rodiah terkapar di ruas jalan.

Sementara dua personel PJR Ditlantas Polda Sumut juga terjatuh dari motor masing-masing, salah satunya terluka parah.

Suasana sempat memanas karena sejumlah warga menyangka Rodiah tewas akibat tertabrak PJR yang disebut melaju ugal-ugalan.

Baca Juga :  Mobil Xpander Tertabrak Kereta Api di Simalungun, Dua Wanita Asal Medan Terluka

Namun, fakta di lapangan berbeda.

Nek Rodiah, 70 tahun, warga Jalan Garu II, Gang Rambe, Kelurahan Harjosari 1, Medan Amplas, dilaporkan masih hidup dan kini mulai membaik setelah dirawat di RS Grand Medistra, Lubuk Pakam.

Menanggapi kabar simpang siur itu, Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Firman Darmansyah, SH, SIK, langsung angkat bicara.

Menurutnya, hingga Kamis malam (17/7/2025), Rodiah masih dirawat akibat tulang kakinya yang retak, begitu juga dengan seorang anggota polantas yang juga mengalami retak tulang kaki.

“Saya sudah ke rumah sakit (Grand Medistra, Lubuk Pakam) melihat kondisi ibu penyeberang jalan itu dan kondisi anggota (polantas). Keduanya sama-sama dirawat di sana. Seluruh biaya pengobatan menjadi tanggung jawab kami. Saya juga sudah menghubungi pihak Jasa Raharja agar segera memberi dana santunan (pada korban),” jelas Kombes Firman Darmansyah dalam keterangan tertulis, jelang dini hari Jumat (18/7/2025).

Baca Juga :  Dugaan KDRT di Siantar Selatan via Call Center 110, Polisi Temukan Fakta Mengejutkan di TKP

Dirlantas juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban.

“Di sana, atas insiden ini, saya meminta maaf secara langsung kepada pihak keluarga (Nek Rodiah),” imbuhnya.

Kasus kecelakaan ini kini ditangani Satlantas Polrestabes Medan.

Setelah mengunjungi korban di rumah sakit, Kombes Firman juga turun langsung ke lokasi kejadian untuk menghimpun keterangan saksi-saksi.

“Meski penyidikan kasus ini dilimpahkan ke Satlantas Polrestabes Medan, sebagai Dirlantas (Polda Sumut) saya tentu harus menyurvei TKP. Apalagi sebelumnya saya sudah mendapat keterangan dari (dua) anggota (polantas) yang mengalami insiden itu,” ujarnya.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa Nek Rodiah menyeberang di jalan raya tanpa menggunakan zebra cross.

Saat itu dua motor PJR sedang melintas dari arah Mapolda Sumut menuju inti kota.

Baca Juga :  Viral! Ribut di Polres P.Sidimpuan, Mantan Polisi Adu Mulut dengan Kepala SPKT

“Tidak ada anggota ugal-ugalan. Yang ada (adalah), aksi penyeberang jalan tanpa awas lihat kanan kiri, berjalan terburu di lintasan tanpa zebra cross, lalu ‘menyeruduk’ iring-iringan anggota (polantas) yang sedang patroli,” beber Kombes Firman Darmansyah.

Dirlantas kemudian merekonstruksi kejadian, tubuh Nek Rodiah membentur sisi kanan motor PJR hingga kakinya terlindas ban belakang, lalu terjatuh dengan kepala membentur jalan hingga pingsan.

Salah satu anggota PJR juga terjatuh dan sempat terluka parah.

Petugas PJR bersama warga segera mengevakuasi Nek Rodiah ke rumah sakit.

Kondisinya kini berangsur membaik.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi Nek Rodiah sudah mulai membaik dan semoga cepat pulih kembali, aamiin,” tandas Kombes Firman Darmansyah.

You cannot copy content of this page