Scroll untuk baca artikel
Daerah

Perkembangan Kasus Penculikan Kadis PUTR: Polres Toba Tegaskan Penanganan Profesional

836
×

Perkembangan Kasus Penculikan Kadis PUTR: Polres Toba Tegaskan Penanganan Profesional

Sebarkan artikel ini

Toba, LIVESUMUT.com – Polres Toba memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan ketidakprofesionalan dalam penanganan kasus penculikan Kepala Bappeda sekaligus Plt Kepala Dinas PUTR Kabupaten Toba, Sofian Sitorus, Sabtu (18/1/2025).

Pemberitaan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Toba yang menyebutkan adanya kelambanan Polres Toba dalam menangani kasus ini.

Namun, Kombes Pol Bambang menegaskan bahwa penyidik Satreskrim Polres Toba telah bekerja secara profesional sesuai Peraturan Kapolri (Perkap) No. 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.

Kasi Humas Polres Toba, AKP Bungaran Samosir, menjelaskan bahwa penyidik telah mengambil sejumlah langkah strategis, seperti melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penangkapan terhadap tiga tersangka, yaitu Marianty Siahaan, Winda Situmeang, dan Jasa W. Sibarani.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Dibentuk di Hutanamora, Siap Kelola Beragam Usaha

Selain itu, upaya pencarian dan penangkapan terhadap tersangka Daniel Napitupulu masih dilakukan, termasuk pengembangan untuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain seperti Hasudungan Napitupulu dan beberapa individu lainnya.

Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu David, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan Daniel Napitupulu sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kita sudah buat Daftar Pencarian Orang (DPO) atas dugaan keterlibatan DN dalam kasus penculikan Kadis PUTR Toba,” ujarnya.

Iptu David juga menambahkan bahwa Polres Toba terus menjaga komunikasi baik dengan korban, Sofian Sitorus, dan secara rutin memberikan informasi terkini terkait perkembangan kasusnya.

Baca Juga :  Tumpuan Damanik Boru Panogolan (TDBP) Siantar–Simalungun Mantapkan Kepengurusan Baru Lewat Harungguan Bolon

“Tidak benar jika dikatakan tidak ada rilis atau informasi yang diberikan kepada korban. Polres Toba secara konsisten menyampaikan perkembangan kasus ini kepada yang bersangkutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Bambang menyampaikan bahwa Propam Polda Sumut akan terus memantau penanganan kasus ini.

“Propam memastikan seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku. Jika ada laporan atau aduan, kami akan tindak lanjuti secara transparan dan obyektif,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Baca Juga :  Sinergi Polisi, TNI, dan Instansi Terkait Berikan Rasa Aman dalam Perayaan Natal 2024 di Toba

“Kami meminta masyarakat bijak dalam menerima informasi dan memastikan sumber berita yang akurat,” tutupnya.

You cannot copy content of this page