Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Pencurian 160 Tabung Gas di Patumbak Terekam CCTV, Pelaku Masih Berkeliaran

502
×

Pencurian 160 Tabung Gas di Patumbak Terekam CCTV, Pelaku Masih Berkeliaran

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com – Aksi kejahatan semakin merajalela di wilayah hukum Polsek Patumbak. Setelah kasus begal sadis yang menyasar seorang ibu-ibu belum terungkap, kini kasus pembobolan pangkalan gas di Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, juga masih menjadi misteri.

Dalam insiden tersebut, pelaku mencuri 160 tabung gas ukuran 3 kg, dan aksi mereka terekam CCTV.

Namun, hingga kini, pelaku masih bebas berkeliaran tanpa ada penangkapan.

Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago, saat sejak Jumat (21/2/2025) hingga sekarang, belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.

Baca Juga :  Beraksi di Siang Bolong, Kawanan Pencuri Besi di Humbahas Akhirnya Ditangkap!

Pemilik pangkalan gas, Tanti (40), mengungkapkan bahwa pencurian terjadi pada Jumat, 7 Februari 2025, sekitar pukul 02.40 WIB.

Ia baru mengetahui tabung gasnya raib ketika hendak membuka pangkalan.

“Kejadiannya Jumat sekira pukul 02.40 WIB, tanggal 7 Februari. Tahu gas hilang sebelum saya buka kedai (pangkalan), kan biasanya di depan kios itu kan ada jual pisang.Pas penjual pisang itu datang ditengoknya (pangkalan) sudah terbuka kedainya, jadi diteleponnya saya,” ujar Tanti.

Setelah mendapat kabar, Tanti bersama penjual pisang langsung mengecek kondisi pangkalan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Salah Satu SD di Parsingguran II Berakhir Mediasi di Polsek Pollung

Ia pun terkejut melihat banyak tabung gas berukuran 3 kg hilang. Dari rekaman CCTV, terlihat ada pencuri masuk dan mengambil tabung gas tersebut.

“Dari CCTV nggak jelas, nggak nampak pakai apa mereka (pelaku) angkut. Tapi kayaknya pakai mobil,” tambahnya.

Tanti menuturkan bahwa total tabung gas yang dicuri mencapai 160 unit dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp 30 juta.

“Ada 160 tabung gas yang dicuri. Kerugian kurang lebih Rp 30 juta. Memang kebetulan baru masuk gas, kebetulan juga gas sekarang cepat habis, kan. Ya sudah, tinggal yang kosongnya memang yang diangkat (curi), yang berisi kebetulan sudah habis,” ungkapnya.

Baca Juga :  8 Bulan Kasus Penganiayaan Tak Kunjung Diproses, Kinerja Kapolsek Indrapura Dipertanyakan

Tanti juga menjelaskan bahwa pangkalan gasnya tidak menyatu dengan rumahnya karena memang dibuat terpisah.

Ia mengaku tidak mengenal para pelaku karena belum pernah melihat mereka sebelumnya.

“Sudah buat LP (Laporan Polisi) ke Polsek Patumbak. Ditunggu aja kata polsek, karena kita udah bikin laporan,” katanya.

You cannot copy content of this page