Medan, LIVESUMUT.com – Sebuah gambar berjudul “Klasemen Sementara Liga Korupsi Indonesia” tengah viral di media sosial dan grup percakapan online.
Gambar tersebut menampilkan daftar kasus korupsi terbesar di Indonesia dengan format menyerupai klasemen liga sepak bola, lengkap dengan peringkat dan jumlah dugaan kerugian negara dalam triliunan rupiah.
Dalam gambar yang beredar luas itu, PT Timah menempati posisi pertama dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp300 triliun, disusul Pertamina dengan Rp193 triliun, serta BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) di peringkat ketiga dengan Rp138 triliun.
Kasus-kasus lain yang tercantum dalam klasemen ini mencakup Jiwasraya, Asabri, Duta Palma, hingga skandal BTS Kominfo.
Fenomena ini langsung menarik perhatian warganet yang membanjiri media sosial dengan komentar dan reaksi beragam.
Banyak yang menganggap gambar ini sebagai “tamparan keras” terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Melihat angka-angka ini, rasanya seperti menonton liga sepak bola, tapi ini liga yang memalukan,” tulis seorang pengguna di platform X (Twitter).
Di Facebook, warganet juga ramai memberikan komentar pedas:
- “Mantap. Tingkatkan terus pejabat ku.”
- “Mungkin tahun depan… masih ada juara baru….”
- “Berarti Indonesia memang gelap… Dan yg membuat gelap adalah pejabat sendiri…”
- “1. Liga Koruptor. 2. Liga open donasi tiada henti ke Timur Tengah. Gmn mau makmur & bebas utang🤔”
Sementara itu, ada juga yang mempertanyakan kebenaran angka-angka yang ditampilkan dalam klasemen tersebut.
Sebagian netizen meminta klarifikasi dari otoritas terkait mengenai besaran kerugian negara yang ditampilkan dalam gambar.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai viralnya gambar ini.
Namun, satu hal yang pasti, isu korupsi di Indonesia terus menjadi sorotan, dan publik semakin kritis dalam mengawasi transparansi serta akuntabilitas lembaga pemerintah dan perusahaan negara.













