Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Remaja Tertusuk Sajam saat Tawuran di Medan, Polisi Amankan Empat Orang

675
×

Remaja Tertusuk Sajam saat Tawuran di Medan, Polisi Amankan Empat Orang

Sebarkan artikel ini

Medan, LIVESUMUT.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang remaja tertusuk senjata tajam (sajam) saat tawuran di Jalan Halat, Kota Medan, viral di media sosial.

Remaja tersebut diketahui tertusuk sajam milik temannya sendiri saat melarikan diri dari kejaran warga dan polisi yang membubarkan tawuran.

Dalam video yang beredar, tampak seorang remaja tergeletak di jalan dengan sajam menembus perutnya dari belakang ke depan. Sejumlah orang terlihat berusaha membantu korban.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Poltak Tambunan, menjelaskan kepada media bahwa peristiwa ini terjadi pada Selasa (18/3/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca Juga :  Senggolan Motor dan Mobil di Siantar Marimbun Berakhir Damai, Polisi Jadi Penengah

Tawuran tersebut melibatkan dua kelompok remaja, yaitu Geng Lamada dari Jalan Japaris dan Geng Makmur Brader Hut dari Jalan Halat Gang Makmur.

“Kedua kelompok ini sebelumnya sudah berjanji melalui pesan WhatsApp untuk bertemu dan melakukan tawuran di Jalan Halat pada pukul 04.00 WIB,” ujar Iptu Poltak Tambunan.

Saat bentrokan terjadi, warga sekitar dan pihak kepolisian berusaha membubarkan kedua kelompok.

Akibatnya, para remaja berhamburan melarikan diri.

DW, salah satu anggota Geng Lamada, mencoba kabur dengan membonceng temannya, DS.

Baca Juga :  Tawuran Remaja di Perumnas Mandala Kian Meresahkan, Warga Desak Tindakan Tegas

Namun, saat dikejar warga yang melempar batu, sepeda motor mereka terjatuh.

Nahas, sajam yang dipegang DS justru tertancap ke tubuh DW.

“Sajam yang dipegang oleh DS tertancap di badan DW. Korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Polsek Medan Area telah mengamankan empat orang terkait tawuran ini, termasuk DW yang menjadi korban.

Keempatnya diketahui merupakan anggota Geng Lamada.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aksi tawuran tersebut serta mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

You cannot copy content of this page