Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pemkab Samosir Sosialisasi Cegah Karhutla, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

479
×

Pemkab Samosir Sosialisasi Cegah Karhutla, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Samosir, LIVESUMUT.com – Guna meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Samosir melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla di dua kecamatan rawan yakni Kecamatan Sianjur Mula Mula dan Kecamatan Harian, Senin (02/06/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala desa, BPD, kepala dusun desa rawan kebakaran, lembaga adat, serta unsur Forkopimcam dari kedua kecamatan.

Pemkab Samosir melalui Asisten Pemerintahan, Tunggul Sinaga, menyampaikan pentingnya tindakan pencegahan sejak dini, terlebih saat ini wilayah Samosir sedang memasuki musim kemarau.

“Berdasarkan data BMKG, saat ini Indonesia khususnya Kabupaten Samosir sedang mengalami musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko Karhutla. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pencegahan Karhutla,” ujar Tunggul Sinaga dalam sambutannya.

Baca Juga :  Pemkab Taput Buka Seleksi Terbuka Untuk Posisi Pimpinan di BUMD Tahun 2025

Tunggul juga menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pihak, termasuk aparatur desa dan lembaga adat, dalam memberikan pemahaman kepada warga serta mengambil langkah nyata seperti pengawasan, patroli rutin, dan pelaporan dini.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah langkah konkret disepakati, seperti penerbitan surat edaran larangan pembakaran hutan dan lahan oleh kepala desa yang akan dibagikan langsung ke rumah-rumah warga, serta pembentukan Satgas Karhutla di tingkat desa.

“Kebakaran hutan harus distop, ini tanggung jawab kita semua. Mari kita edukasi masyarakat, kalau sudah kebakaran kita tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi geografis yang terjal, bukit dan gunung tidak mungkin bisa dengan damkar,” tegas Tunggul.

Baca Juga :  Sisa Api Masakan Picu Kebakaran Kandang Babi di Siantar Selatan

Ia juga menghimbau agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan membakar, termasuk bagi para peternak yang biasa membakar area pegunungan untuk menumbuhkan rumput baru.

“Kami harap surat edaran ini segera diedarkan. Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari masyarakat, kita dapat mencegah terjadinya Karhutla dan menjaga lingkungan kita,” tambahnya.

Camat Sianjur Mula Mula, Andri P. Limbong, menyoroti adanya kejadian kebakaran baru-baru ini di wilayahnya, yang menurutnya kerap berulang di lokasi yang sama.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam penanganan dan pencegahan.

“Kondisi ini selalu berulang, bahkan lokasinya sama. Mari kita kerjasama mengidentifikasi. Kebakaran ini merugikan kepentingan orang banyak apalagi sebagai daerah wisata akan menimbulkan efek negatif,” katanya.

Baca Juga :  Samosir Raih WTP ke-8 Berturut-turut, Bupati Vandiko: “Jangan Berpuas Diri!”

Sementara itu, Danramil Harian mengungkapkan bahwa pihak TNI bersama Pemkab dan Kepolisian telah melakukan pemadaman di beberapa titik, termasuk Harian, Sikkam, dan Menara Pandang Tele.

Namun, medan yang sulit membuat pemadaman semakin menantang.

“Mari sama-sama mencegah kebakaran ini, menjadi mata dan telinga dengan kondisi saat ini, deteksi dini dan melaporkan dengan cepat. Dengan kondisi wilayah yang terdiri dari pegunungan dan lereng, sulit untuk melakukan pemadaman maka perlu diantisipasi sejak dini,” ucapnya.

Pemkab Samosir berharap, melalui sosialisasi ini, upaya pencegahan Karhutla bisa berjalan efektif dengan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.

You cannot copy content of this page