LIVESUMUT.com – Musisi legendaris Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan publik, kali ini bukan karena karya terbaru, melainkan pengakuan mengejutkan soal kesalahan lirik dalam lagu ikonik Dewa 19, Roman Picisan.
Dalam sebuah wawancara santai di kanal YouTube Authenticity ID yang ditayangkan pada Kamis (25/5/2025), Dhani tampak terkejut saat komika Soleh Solihun menyinggung lirik “Malam-malamku bagai malam seribu bintang”.
Dhani lantas menyadari ada kekeliruan yang selama ini luput dari perhatiannya.
“Salah ini, harusnya bulan,” kata Dhani segera mengoreksi lirik.
“Malam-malamku bagai malam 1.000 bulan, harusnya begini. Kenapa bintang?” lanjutnya.
Tak hanya itu, dengan gaya khasnya yang santai dan penuh canda, Dhani bahkan sempat menuding mantan vokalis Dewa 19, Once, sebagai sosok yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.
“Once nih yang salah kayaknya,” ucap Dhani sambil terkekeh.
Dhani kemudian menjelaskan bahwa makna sebenarnya dari lirik tersebut merujuk pada malam Lailatul Qadar, yang dalam ajaran Islam disebut lebih baik dari seribu bulan.
“Sepertinya. Sebagai penulis lirik yang selalu mencontek Islam, ya harusnya 1.000 bulan,” jawab Dhani, saat Soleh memastikan niat awal dari penulisan lirik tersebut.
Pengakuan jujur sekaligus menggelitik dari Dhani ini sontak memancing gelombang reaksi dari warganet.
Banyak yang memperdebatkan versi lirik yang dianggap lebih tepat, bahkan dengan logika ilmiah.
Salah satu komentar yang mencuri perhatian datang dari akun @angelakloer3338 yang menulis:
“Karena faktanya kan bulan cuma 1, kalo bintang ribuan gak kehitung.”
Fenomena ini sekali lagi menunjukkan bahwa karya musik, bahkan yang sudah puluhan tahun dirilis, tetap bisa memunculkan interpretasi baru, bahkan dari penciptanya sendiri.
Dan, tentu saja, Ahmad Dhani berhasil membuktikan bahwa diskusi soal lirik lagu pun bisa jadi bahan konten viral yang tak lekang oleh waktu.








