Scroll untuk baca artikel
Health

Taput Siap Wujudkan Rumah Sakit Unggulan Berbasis Kompetensi

503
×

Taput Siap Wujudkan Rumah Sakit Unggulan Berbasis Kompetensi

Sebarkan artikel ini

Tarutung, LIVESUMUT.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mulai mematangkan rencana besar: membangun Rumah Sakit Unggulan Berbasis Kompetensi yang digadang-gadang akan menjadi pusat layanan kesehatan terbaik di kawasan Tapanuli Raya.

Langkah awal menuju cita-cita besar itu dimulai lewat kegiatan “Brainstorming Rencana Pembangunan Rumah Sakit Unggulan Berbasis Kompetensi”, yang dibuka langsung oleh Bupati Taput, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si, bersama Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Taput, Tarutung, Senin (27/10/2025).

Acara ini dihadiri sejumlah narasumber berpengalaman di bidang kesehatan dan manajemen rumah sakit, di antaranya dr. Yanuar Jak, Sp.OG, MARS, Ph.D, FISQua dan Dr. Tiopan Sipahutar, SKM, MKM. Turut hadir pula Direktur RSUD Tarutung dr. Bobby Simanjuntak, Asisten Administrasi dan Umum Binhot Aritonang, para kepala OPD, serta tim konsultan bidang kesehatan dan infrastruktur.

Baca Juga :  Bangga! Kecamatan Siantar Barat Sabet Juara Pertama Lomba IVA Test Tingkat Sumut

Dalam arahannya, Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Hutabarat menekankan pentingnya berpikir jauh ke depan dalam merancang rumah sakit unggulan ini.

“Saya berharap tim yang akan bekerja dan memberikan masukan dalam kegiatan ini tidak berpikir tentang rumah sakit masa kini, tetapi rumah sakit masa depan. Seperti apa konsepnya, siapa yang akan menjadi pengguna jasanya, dan bagaimana selera pasar ke depan harus sudah kita pikirkan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa forum brainstorming ini bukan sekadar formalitas, tetapi ruang untuk melahirkan ide-ide konkret dan solutif.

“Melalui brainstorming ini, saya berharap muncul masukan-masukan positif terhadap rencana pembangunan rumah sakit. Kepada pihak rumah sakit, PUTR, Perkim, dan swasta, diharapkan dapat memberikan pandangan konstruktif, bahkan hal-hal terkecil pun harus dipertimbangkan. Kita targetkan pembangunan ini dapat dimulai tahun depan dan mungkin berjalan dua hingga tiga tahun sampai selesai. Setiap kendala pasti ada solusinya, asal semua berpikir positif dan berkontribusi aktif,” tambahnya.

Baca Juga :  Pekan QRIS Nasional 2025 Dimulai di Tarutung, 400 UMKM Terima Barcode

Sementara itu, Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini adalah bagian dari strategi besar pembangunan daerah, sekaligus bentuk dukungan terhadap sektor pariwisata dan investasi.

“Kita harus berpikir bahwa rumah sakit yang akan dibangun bukan hanya untuk Tapanuli Utara, tetapi untuk kawasan Tapanuli Raya. Taput merupakan bagian dari kawasan strategis pariwisata, dan pelayanan kesehatan adalah bentuk dukungan terhadap investasi pemerintah di bidang pariwisata dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Wabup juga menyoroti dua pilar penting dalam pembangunan rumah sakit unggulan, hardware dan software.

Baca Juga :  Pemkab Simalungun Luncurkan Program UHC, Berikut Capaiannya

“Dalam konteks pembangunan, ada dua aspek penting: hardware berupa bangunan fisik, dan software berupa tata kelola serta kompetensi tenaga medis yang akan melayani di sana. Karena itu, kehadiran para narasumber dan ahli sangat penting agar kita bisa menyuarakan kepada dunia luar bahwa Taput membutuhkan tenaga profesional yang berkompeten. Harapan kita, rumah sakit ini kelak akan menjadi rujukan, bahkan menarik pasien dari luar daerah, termasuk dari kota besar seperti Jakarta,” pungkasnya.

You cannot copy content of this page