Scroll untuk baca artikel
Advertisement
Advertisement
Promo Mitsubishi Medan - Hubungi Santo Manalu
Daerah

Wali Kota P.Sidimpuan: “Fatayat NU, Kalian Mantap! Perempuan Kuat, Bangsa Hebat!”

286
×

Wali Kota P.Sidimpuan: “Fatayat NU, Kalian Mantap! Perempuan Kuat, Bangsa Hebat!”

Sebarkan artikel ini

P.SIDIMPUAN | LIVESUMUT.com – Ruang kerja Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe mendadak hangat, Senin (03/11/25) siang tadi.

Bukan karena cuaca, tapi karena kedatangan para srikandi tangguh dari PC Fatayat NU yang dipimpin Erlina Harahap, M.Pd.

Klik gambar untuk melihat produk dan belanja di Shopee 👇!

Wali Kota langsung pasang senyum lebar. Ia tak tanggung-tanggung kasih pujian buat Fatayat NU yang tetap jalan terus membina dan memberdayakan perempuan di tengah segala kesibukan.

Baca Juga :  PMPHI Sumut Sambangi Panti Asuhan Kasih Vinsensia, Tebar Kepedulian di Momen Natal

“Saya salut, Fatayat NU masih solid! Pembinaan gender dan pemberdayaan wanita itu penting banget. Pemerintah nggak bisa jalan sendiri. Kita harus gandengan tangan,” ucap Letnan sambil menepuk meja pelan.

Letnan juga cerita soal arah pembangunan lima tahun ke depan. Katanya, semua stakeholder harus turun tangan, termasuk Fatayat NU yang berbasis agama dan punya pengaruh kuat di masyarakat.

“Saya harap Fatayat jadi madrasah di rumah tangga jadi contoh buat keluarga. Kampanyekan anti kekerasan, didik anak-anak biar melek digital tapi tetap sopan dan berakhlak,” katanya lagi.

Baca Juga :  Pemko Pematangsiantar Dinilai Pro pada Ketidakbijakan Terkait Operasional Odong-odong

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU, Erlina Harahap, M.Pd, juga nggak kalah semangat. Ia bilang, Fatayat NU siap jalan bareng pemerintah di segala bidang pendidikan, sosial, budaya, dan agama.

“Perempuan jangan cuma nonton, tapi ikut main di panggung pembangunan. Kita siap berkolaborasi buat Padangsidimpuan yang lebih keren,” ujar Erlina mantap.

Erlina juga ngingetin soal bahaya kekerasan berbasis gender yang masih sering terjadi. Banyak korban, katanya, yang diam karena takut atau malu.

“Fatayat NU bakal terus jadi ruang aman dan suara bagi perempuan. Kita lawan kekerasan, kita jaga martabat,” tegasnya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You cannot copy content of this page