P.SIDIMPUAN | LIVESUMUT.com – Bukit Simarsayang, kawasan yang selama ini dikenal sebagai lokasi wisata dan jalur olahraga favorit warga, kini berubah menjadi area mencekam setelah terjadi aksi premanisme berdarah yang nyaris merenggut nyawa seorang warga
Insiden penusukan tersebut terjadi di kawasan Simpang Simarsayang pada Jumat malam (09/01/2026).
Sejak peristiwa itu, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi kawasan Bukit Simarsayang pada malam hari atau di jam-jam sepi.
Korban diketahui bernama Tesen Simarmata, warga Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang menjadi sasaran kekerasan oleh orang tak dikenal (OTK).
Korban mengalami luka serius di bagian perut akibat tusukan senjata tajam dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berdasarkan keterangan dari Kepolisian Resor Padangsidimpuan, kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya melintas menggunakan kendaraan pribadi.
Di lokasi yang relatif sepi, dua pria berboncengan sepeda motor tiba-tiba menghadang dan memaksa kendaraan korban berhenti.
Kedua pelaku kemudian diduga melakukan pemerasan dengan modus meminta “uang rokok”. Penolakan korban memicu cekcok mulut yang dengan cepat berubah menjadi aksi kekerasan.
Salah satu pelaku langsung menghunus senjata tajam dan menikam korban, sebelum akhirnya kabur meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah.
Rekan korban segera meminta bantuan dan membawa Tesen Simarmata ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Peristiwa ini sontak menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Warga yang biasa melintas, berolahraga, maupun berwisata ke Bukit Simarsayang kini merasa tidak aman.
Banyak di antaranya memilih menghindari kawasan tersebut, terutama pada malam hari.
Pelaku Belum Ditangkap, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Hingga kini, pelaku penusukan masih belum berhasil diamankan. Kondisi ini semakin menambah kekhawatiran masyarakat, karena aksi kriminal dinilai semakin berani dan dilakukan secara terang-terangan.
Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Hasiholan Naibaho, saat dikonfirmasi pada Kamis (14/01/2026), belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penangkapan pelaku hingga berita ini diturunkan.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi seluruh lapisan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di lokasi yang sepi dan minim penerangan.
Warga juga diimbau untuk tidak melintas sendirian, menghindari jam rawan, serta segera melapor ke pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan.
Masyarakat berharap aparat kepolisian segera meningkatkan patroli dan pengamanan di kawasan Bukit Simarsayang, agar lokasi wisata tersebut tidak berubah menjadi daerah rawan kriminal dan jalur maut.
Keamanan adalah hak bersama. Warga hanya berharap satu hal yakni rasa aman kembali hadir, dan pelaku kejahatan segera ditangkap sebelum korban berikutnya berjatuhan













