Scroll untuk baca artikel
Daerah

Gedung Baru Rutan Sipirok Resmi Beroperasi, 99 Tahanan Sidimpuan Dipindahkan

468
×

Gedung Baru Rutan Sipirok Resmi Beroperasi, 99 Tahanan Sidimpuan Dipindahkan

Sebarkan artikel ini

Padangsidimpuan, LIVESUMUT.com – Pada Senin (07/07/25), sebanyak 99 orang tahanan titipan Jaksa dan Pengadilan resmi dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sipirok.

Pemindahan massal ini menjadi langkah strategis untuk mengendalikan overkapasitas yang selama ini menjadi tantangan di Lapas Padangsidimpuan, sekaligus mengoptimalkan program pembinaan berkelanjutan bagi para tahanan.

Kalapas Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit, melalui Humas Lapas menyebut bahwa proses ini merupakan tindak lanjut dari selesainya pembangunan gedung baru Rutan Sipirok.

Sebelumnya, tahanan dari wilayah Sipirok dititipkan di sejumlah Lapas terdekat, termasuk Padangsidimpuan dan Panyabungan.

Baca Juga :  Standar Injourney Jadi Patokan Pengamanan Aquabike & F1H2O di Toba

“Kami mengambil langkah cepat dan terukur. Pemindahan ini adalah bagian dari pembinaan lanjutan dan sekaligus solusi atas tekanan kapasitas penghuni Lapas yang sudah melebihi batas ideal,” ujar Mathrios.

Proses pemindahan dilakukan dalam dua termin keberangkatan untuk menjamin kelancaran dan keamanan.

Rombongan tahanan dikawal ketat oleh personel Brimob Polres Tapanuli Selatan, serta disaksikan langsung oleh unsur penegak hukum, di antaranya Kepala Kejaksaan dan Ketua Pengadilan Negeri Tapanuli Selatan.

Langkah ini juga sejalan dengan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Komjen Pol. Agus Andrianto, serta Perintah Harian Dirjen Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, terkait pengendalian jumlah penghuni Lapas dan Rutan secara nasional.

Baca Juga :  Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Muslimah Dambaan 2025 di Sergai

Lapas Padangsidimpuan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya-upaya sistematis demi menciptakan kondisi pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif, sambil tetap mengedepankan pendekatan pembinaan yang manusiawi dan berkeadilan.

You cannot copy content of this page